BerandaBeritaAkademisi Leiden University Belanda Soroti Perubahan Kehidupan Adat Baduy

Akademisi Leiden University Belanda Soroti Perubahan Kehidupan Adat Baduy

Saluran WhatsApp

Lebak, Bantentv.com – Akademisi dari Leiden University, Jet Bakels, menyoroti perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat adat Baduy di Kabupaten Lebak.

Ia menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan adat Baduy agar tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.

Dalam keterangannya, Jet Bakels menyampaikan bahwa perlindungan terhadap masyarakat adat Baduy perlu menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, masyarakat adat Baduy harus diberikan ruang untuk menentukan arah kehidupan mereka sendiri tanpa tekanan dari pihak luar.

“Harapannya masyarakat Baduy dapat memilih sendiri bagaimana mereka ingin menjalani kehidupan mereka,” katanya.

Jet Bakels mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan penelitian di wilayah tersebut sejak tahun 1983 hingga 1984.

Baca Juga: Tradisi Seba Baduy Kembali Digelar, Warga Baduy Dalam Jalan Kaki 40 Km ke Pendopo Lebak

Dalam kunjungan terbarunya, akademisi Leiden University itu melihat adanya perubahan cukup signifikan pada kehidupan adat Baduy. Perubahan ini dinilai dipengaruhi oleh perkembangan zaman, termasuk meningkatnya aktivitas wisatawan serta dinamika modernisasi di sekitar wilayah adat Baduy.

Ia juga mengaku khawatir terhadap dampak yang ditimbulkan dari perubahan tersebut. Menurutnya, meningkatnya jumlah wisatawan serta persoalan lingkungan seperti polusi berpotensi memengaruhi keberlangsungan adat Baduy.

“Saya datang ke sini sejak tahun 1983 dan 1984 untuk melakukan penelitian. Sekarang saya melihat banyak perubahan. Saya khawatir dengan masyarakat adat Baduy di era modern, karena semakin banyak turis dan juga dampak lingkungan seperti polusi yang dapat memengaruhi kehidupan mereka,” ujarnya.

Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga adat Baduy bukan hanya soal melestarikan tradisi, tetapi juga memastikan keseimbangan antara budaya, lingkungan, dan perkembangan pariwisata.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -