Lebak, Bantentv.com – Seba Baduy merupakan event berskala nasional yang memiliki daya tarik unik dan tidak dimiliki oleh daerah lain.
Tradisi Seba Baduy dinilai menjadi potensi besar dalam menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lebak.
Kehadiran wisatawan dalam perhelatan Seba Baduy diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha di sektor pariwisata seperti hotel, kuliner, dan UMKM.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Yosep M Holis, menyampaikan bahwa Seba Baduy memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kepada para pelaku industri, baik itu hotel, kuliner, UMKM, akan kita libatkan, karena sektor itu yang pertama yang akan mendapat nilai positif,” kata Yosef.
Baca Juga: Seba Baduy 2026 Siap Digelar, Tradisi Warisan Leluhur Tetap Lestari
Semakin banyak wisatawan yang hadir dalam perayaan Seba Baduy, maka semakin besar pula dampak positif yang dirasakan, termasuk terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami juga berusaha untuk menarik para wisatawan untuk ikut meramaikan event ini, semakin banyak wisatawan yang hadir, maka semakin besar pula dampak positifnya ke kami, termasuk peningkatan PAD,” lanjutnya.
Seba Baduy sendiri merupakan ritual adat tahunan masyarakat Baduy di Desa Kanekes yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen sekaligus mempererat silaturahmi dengan pemerintah.
Tradisi Seba Baduy digelar setelah berakhirnya masa Kawalu atau puasa adat. Selain menjadi warisan budaya yang terus dilestarikan, Seba Baduy juga berperan sebagai sarana memperkuat hubungan harmonis antara masyarakat adat dan pemerintah.