BerandaBeritaNasionalMengenal Juwono Sudarsono, Tokoh Pertahanan Indonesia

Mengenal Juwono Sudarsono, Tokoh Pertahanan Indonesia

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Kabar duka datang dari dunia pertahanan Indonesia. Mantan Menteri sekaligus tokoh Pertahanan Republik Indonesia periode 2004–2009, Juwono Sudarsono, meninggal dunia di Jakarta pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Juwono Sudarsono mengembuskan napas terakhir di usia 84 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka bagi dunia pemerintahan, khususnya sektor pertahanan nasional.

Juwono Sudarsono lahir pada 5 Maret 1942 di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Ia dikenal sebagai sosok akademisi sekaligus negarawan yang memiliki peran penting dalam perkembangan kebijakan pertahanan Indonesia.

Sepanjang hidupnya, Juwono dikenal sebagai figur yang memiliki latar belakang pendidikan kuat di bidang hubungan internasional dan pertahanan.

Baca Juga: Kabar Duka, Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia

Juwono Sudarsono menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.

Ia tercatat pernah mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia, Universitas California, Berkeley, serta London School of Economics and Political Science.

Latar belakang akademik tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya di dunia pemerintahan dan diplomasi.

Juwono Sudarsono menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada periode 2004–2009.

Dalam masa jabatannya, ia dikenal sebagai tokoh yang mendorong reformasi sektor pertahanan nasional.

Selain itu, ia berupaya memperkuat supremasi sipil terhadap militer serta meningkatkan profesionalisme Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Sebelum menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Juwono Sudarsono juga pernah dipercaya sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris pada periode 2003–2004.

Karier diplomatik tersebut semakin memperkuat pengalamannya dalam hubungan internasional dan kebijakan strategis negara.

Di sisi lain, kepergian Juwono Sudarsono meninggalkan jejak panjang dalam dunia pertahanan dan diplomasi Indonesia.

Sosoknya dikenang sebagai akademisi, diplomat, sekaligus pejabat negara yang memiliki kontribusi penting bagi bangsa.

TERKAIT
- Advertisment -