BerandaBeritaDiterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Rumah Warga di Pandeglang Roboh

Diterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Rumah Warga di Pandeglang Roboh

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Kisah pilu datang dari Kabupaten Pandeglang. Seorang pria paruh baya yang hidup sebatang kara harus merelakan rumahnya roboh akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang beberapa waktu lalu. Keterbatasan ekonomi membuat Dedi Suadi, sang pemilik rumah, tak mampu memperbaikinya.

Sudah sepekan, rumah milik Dedi Suadi, warga Kampung Batu Lawang, Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang beberapa waktu lalu.

Kerusakan cukup parah terlihat di bagian atap yang ambrol dan dinding bagian depan rumah yang retak. Bahkan, beberapa penyangga dari bambu dipasang untuk menahan rumah agar tidak semakin ambruk.

Baca Juga: Dua Bangunan di Kabupaten Pandeglang Roboh Akibat Tanah Longsor

Dedi Suadi merupakan ketua RT di kampungnya. Ia hidup sebatang kara sejak istrinya meninggal dunia enam tahun lalu, sementara ketiga anaknya masing-masing sudah berumah tangga.

“Atap ruang tamu ambruk semua, dinding pada retak. Itu juga samping rumah udah pake penyangga, takut roboh lagi,” katanya.

Menurut Dedi, sebelum ambruk, rumah miliknya sudah mulai keropos sejak dua tahun lalu. Penghasilannya sebagai pekerja serabutan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan tidak mampu memperbaiki rumah tersebut. Saat ini, Dedi memilih mengungsi sementara ke rumah tetangganya karena khawatir rumahnya sewaktu-waktu roboh jika tetap ditempati.

“Kalau saya tinggal di rumah ini terus, takut nanti roboh lagi. Jadi sementara, saya ngungsi di rumah tetangga saja, atau di saung di deket sawah sana untuk sekedar tidur mah,” tukasnya.

Baca Juga: 45 Rumah di Lebak Rusak Diterjang Angin Kencang

Dedi berharap, mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah atau pihak dermawan, untuk perbaikan rumahnya itu. Agar dirinya bisa kembali menempati rumah, yang sudah 30 tahun ia tempati.

“Saya mohon, tolong bantu saya. Saya gak muluk-mukuk, saya cuma pengen rumah saya bener lagi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua RW setempat, Haerudin, mengaku pihaknya telah mengajukan perbaikan rumah tersebut kepada pemerintah daerah, namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

“Untuk sementara, saya dan warga membantu semampunya dan dengan seadanya, mungkin dengan tenaga dan bahan-bahan bangunan seadanya. Yang terpenting, rumah pak Dedi diperbaiki dulu pelan-pelan,” ucapnya.

Dedi berharap rumahnya dapat segera diperbaiki agar ia bisa kembali menempatinya dengan aman tanpa khawatir akan roboh.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -