Serang, Bantentv.com – Pedagang beras di Serang tertipu bukti transfer palsu, rugi Rp3,04 juta. Nur Arinah, pemilik toko, menyerahkan tujuh karung beras premium kepada pelaku yang mengaku untuk bantuan sosial.
Pelaku datang sendiri pada Jumat 20 Februari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Ia menunjukkan bukti transfer yang tampak asli.
Namun, dana tidak pernah masuk ke rekening korban. “Bukti transfernya mirip asli, tapi setelah dicek, uangnya tidak ada,” kata Nur melalui telepon, Minggu 22 Februari 2026.
Saat transaksi, notifikasi transfer di ponsel korban sedang dibawa suaminya. Hal ini membuat korban tidak bisa langsung memastikan pembayaran.
Baca Juga: Marak Penipuan QRIS, Kenali Perbedaan QRIS Bayar dan QRIS Transfer
Pelaku meyakinkan bahwa beras untuk bansos korban bencana, sehingga korban percaya dan menyerahkan barang.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) di toko menunjukkan pelaku datang seorang diri dengan mobil berwarna kuning. Rekaman ini menjadi salah satu petunjuk penting untuk mengidentifikasi pelaku.
Hingga saat ini, korban mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Kasus ini terjadi di wilayah hukum Polsek Calung.
Nur Arinah berharap kejadian ini menjadi perhatian pedagang lain agar selalu memastikan transfer masuk sebelum menyerahkan barang.