Lebak, Bantentv.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Lebak bersama Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit (HISFARSI) Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Jakarta melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, pada Sabtu, 22 November 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat bagi warga di wilayah yang akses pelayanannya masih terbatas.
Baca Juga: Pengurus IDI Pandeglang Periode 2022–2025 Dilantik, Kurangnya Dokter Jadi Tantangan
Inisiatif tersebut merupakan komitmen IDI Lebak untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Pengobatan massal, penyuluhan kesehatan, serta pemberian santunan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat pedalaman.

Ketua IDI Lebak, dr. Irfan Maulani, menjelaskan bahwa keterbatasan akses merupakan tantangan penting bagi kesehatan warga baduy, termasuk minimnya informasi seputar pencegahan penyakit.
“Akses layanan kesehatan kepada warga Baduy ini masih terbatas, kemudian begitu juga pengetahuan mereka tentang seputar kesehatan masih minim,” kata Irfan, Minggu, 23 November 2025.
Ia menambahkan bahwa masyarakat baduy merupakan komunitas adat yang hidup dengan aturan dan tradisi yang kuat.
“Kegiatan-kegiatan yang kami lakukan tentu sebagai bentuk penghormatan kepada mereka,” ujarnya.
Oleh sebab itu, seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar tetap menghargai kearifan lokal setempat.
Melalui kolaborasi antara IDI, HISFARSI, dan IAI, Irfan berharap kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan dapat meningkat, sekaligus membantu mencegah berbagai penyakit yang berpotensi muncul.
“Kami berkomitmen mewujudkan generasi sehat demi masa depan bangsa yang hebat. Tentunya IDI membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial dan kesehatan,” katanya.