Tangerang, Bantentv.com – Sejak pagi hari, pelataran Gerai Tangerang Gemilang di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, telah dipadati warga yang antusias mengikuti kegiatan operasi pangan murah.
Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Warung Tekan Inflasi (Warteksi) untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah naiknya harga pasar.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat menebus pangan murah seperti beras, bawang merah, bawang putih, serta berbagai jenis cabai dengan harga di bawah pasaran.
Baca Juga: Diserbu Warga, Pasar Murah di Pendopo Bupati Lebak Banjir Peminat
Sebelum melakukan pembelian, warga terlebih dahulu mendaftar kepada petugas untuk menentukan komoditas yang akan dibeli sesuai kemampuan mereka.
Antusiasme warga sangat tinggi karena selisih harga cukup signifikan, misalnya minyak goreng kemasan dijual seharga Rp9.300 per liter, jauh lebih rendah dibandingkan harga pasaran yang mencapai Rp19.000.
Sementara itu, beras premium dibanderol Rp7.600 per kilogram, sedangkan di pasar harganya bisa mencapai Rp14.000.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid turut hadir dan bahkan langsung melayani masyarakat yang datang untuk membeli pangan murah tersebut.
Ia menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan di 29 kecamatan sebagai langkah menekan angka inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Pemerintah daerah meringankan masyarakat dari sisi kebutuhan sembako. Nah, program ini adalah program Warung Tekan Inflasi di Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan tiap 3 bulan sekali,” ujar Maesyal Rasyid.
Warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pangan murah ini.
Meski harus antre dan ada beberapa komoditas yang cepat habis, mereka tetap bersyukur bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan pasar.
“Alhamdulillah, merasa terbantu banget. Harganya jauh berbeda dengan di pasar,” ungkap Yana, salah seorang warga.
Pemerintah daerah memastikan program ini akan terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang, mengingat manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.