BerandaReligiIqro Didesain Ulang, Gaya Kekinian Tanpa Hilangkan Jati Diri

Iqro Didesain Ulang, Gaya Kekinian Tanpa Hilangkan Jati Diri

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Iqro, buku dasar yang selama puluhan tahun menjadi rujukan utama dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an di Indonesia, kini tampil dengan wajah yang diperbarui.

Penyegaran ini dilakukan tanpa menghilangkan jejak historis yang telah melekat kuat sejak pertama kali diperkenalkan.

Sebagai salah satu metode paling berpengaruh dalam pendidikan Al-Qur’an, Iqro telah menjadi fondasi belajar bagi banyak generasi.

Pembaruan desain ini bertujuan menyesuaikan tampilan dengan konteks masa kini, sekaligus mempertahankan nilai asli yang telah lama dipercaya masyarakat.

Baca Juga: Belum Genap 10 Tahun, Aisyah Ar-Rumy Tembus Ajang Quran Internasional

Dalam proyek rebranding tersebut, Consulting Agency Workbyw dipercaya oleh brand Iqro dan Kahf untuk mengerjakan pembaruan visual.

Prosesnya dilakukan secara hati-hati agar tidak mengubah karakter utama karya KH As’ad Humam sebagai pencipta asli Iqro.

Elemen tulisan tangan Arab yang menjadi ciri khas tetap dipertahankan sebagai identitas visual utama. Langkah ini diambil untuk menjaga keaslian sekaligus nilai historisnya.

Proyek ini juga melibatkan keluarga pencipta guna memastikan setiap keputusan desain tetap menghormati integritas karya awal.

Visual iqro yang telah didesain ulang (Foto: Kahf)
Visual iqro yang telah didesain ulang (Foto: Kahf)

Kahf IQRO’ Redesign Project pertama kali diperkenalkan dalam agenda Kahf Ramadan Gathering. Pembaruan ini ditegaskan bukan sebagai perubahan metode, melainkan penyegaran pendekatan visual agar lebih relevan dengan pembelajar masa kini.

Dengan desain yang lebih kontekstual, Iqro kini tidak hanya diposisikan sebagai buku untuk tahap awal belajar. Kehadirannya diperluas untuk menjangkau pelajar sekolah, masyarakat urban, hingga anak muda yang belajar di berbagai ruang publik.

Edisi terbaru ini merujuk pada materi IQRO’ Klasikal, yaitu format akselerasi dari jilid 1 sampai 6 yang disusun lebih ringkas dan padat. Pendekatan tersebut tetap mempertahankan struktur sistematis yang menjadi kekuatan metode Iqro sejak diperkenalkan pada era 1980-an.

Metode IQRO’ sendiri telah membantu jutaan masyarakat Indonesia mengenal huruf hijaiyah dan membaca a-ba-ta secara praktis.

Rilisan ini menjadi tahap awal dari pengembangan berikutnya yang akan dilanjutkan pada periode mendatang.

Dengan tampilan yang lebih relevan namun tetap berpijak pada nilai aslinya, Iqro berupaya menjaga kesinambungan antara tradisi dan kebutuhan zaman.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -