Minggu, April 14, 2024
BerandaInHouseFeatureDampak Gas Air Mata Bagi Tubuh dan Cara Mengatasinya

Dampak Gas Air Mata Bagi Tubuh dan Cara Mengatasinya

Bantentv.com – Akhir-akhir ini banyak diberitakan tentang kericuhan supporter bola di Stadion Kanjuruhan yang terletak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Akibat kericuhan tersebut  pihak keamanan justru melontarkan tembakan gas air mata hingga beberapa suporter ada yang mengalami sesak napas, pingsan, dan bahkan meninggal dunia. Namun, dalam peraturan FIFA terkait pengamanan dan keamanan stadion (FIFA Stadium Safety dan Security Regulations), penggunaan gas air mata sebenarnya tidak diperbolehkan.

Penggunaan gas air mata ini memang diperbolehkan, selama masih sesuai dengan aturan. Meski begitu, penggunaan gas air mata bisa menimbulkan dampak yang merugikan bagi orang yang terkena. Ada beberapa jenis gas air mata yang digunakan, seperti gas CS, gas CN, dan gas CR. Gas CS merupakan satu di antara jenis gas yang paling sering digunakan karena dianggap paling aman.

Ada beberapa dampak gas air mata pada kesehatan ketika seseorang terpapar zat ini yang perlu diperhatikan, antara lain:

  1. Gangguan pada mata

Setelah terpapar gas air mata, dampaknya bisa membuat mata berair, gatal, panas seperti terbakar, tidak bisa melihat untuk sementara, pandangan kabur.

Sementara paparan jangka panjang atau paparan dalam jarak dekat dapat menyebabkan kebutaan, perdarahan, kerusakan saraf, katarak, dan erosi kornea.

  1. Gangguan Pada Pernapasan

Menghirup gas air mata ini, orang bisa tersedak, hidung dan tenggorokan terasa panas dan gatal, sesak napas, batuk-batuk, mual dan muntah, atau diare. Orang dengan riwayat gangguan pernapasan berisiko mengalami gagal napas.

  1. Gangguan pada kulit

Saat gas air mata mengenai area kulit bisa menyebabkan iritasi pada kulit. iritasi bisa berlangsung selama berhari-hari dengan gejala gatal, kulit ruam kemerahan, melepuh, atau mengalami luka bakar.

Cara mengatasi dampak gas air mata

Jika terpapar gas air mata, segera hindari area yang terpapar oleh gas tersebut. Bilas mata atau organ yang terkena dengan air bersih yang mengalir, sedikitnya selama 10 menit.

Hindari menggosok mata atau wajah saat terkena gas air mata karena aktivitas ini bisa mengaktifkan kristal gas air mata. Maka itu, cukup bilas dengan air bersih dan jangan menggosok di seluruh bagian tubuh.

Pakaian yang terkena gas air mata harus segera dilepas dan diganti. Serta pisahkan pakaian yang terkena gas air mata saat mencucinya. (erina/red)

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR