Bantentv.com – Pelatih Dewa United Banten FC, Jan Olde Riekerink, menilai Persis Solo tampil dengan motivasi tinggi saat mengalahkan timnya pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu 16 Mei 2026.
Menurut pelatih asal Belanda tersebut, Dewa United sebenarnya sudah memahami karakter permainan Persis sebelum pertandingan dimulai.
“Kami sudah menganalisis Solo. Tentu kami tahu mereka punya tim yang bagus dan pemain-pemain individu berkualitas,” ujar Jan Olde seusai pertandingan.
Jan Olde menyebut Persis Solo tampil sangat disiplin terutama pada babak pertama. Ia menilai serangan balik cepat yang dibangun Laskar Sambernyawa cukup merepotkan lini pertahanan Dewa United.
Baca Juga: Dewa United Tumbang di Manahan, Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League
“Pada babak pertama, mereka sangat fokus pada transisi permainan. Pemain depan mereka selalu berbahaya setiap kali mendapat situasi satu lawan satu setelah bola panjang,” katanya.
Meski demikian, Jan Olde merasa Dewa United mulai menemukan ritme permainan yang lebih baik setelah turun minum.
Menurutnya, perubahan tempo dan kesabaran saat membangun serangan membuat Banten Warriors perlahan mampu mengontrol jalannya pertandingan.
“Di babak kedua intensitas mereka mulai menurun karena kami bermain lebih sabar saat membangun serangan. Saat itulah kami mulai mengontrol permainan. Namun kemudian mereka mencetak gol lewat situasi sepak pojok,” ujarnya.
Gol Persis Solo sendiri tercipta melalui sundulan Luca Dumancic pada menit ke-76 yang gagal diantisipasi Sonny Stevens.
Jan Olde juga menilai pertandingan tidak hanya ditentukan oleh kualitas permainan di atas lapangan.
Baca Juga: Papan Atas BRI Super League Makin Panas, Dewa United Dikejar Persebaya
Menurutnya, faktor mental dan motivasi memiliki pengaruh besar terhadap hasil akhir pertandingan.
Ia menyoroti besarnya motivasi Persis Solo yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Sementara Dewa United datang dengan target mengamankan posisi empat besar klasemen akhir BRI Super League musim ini.