Bantentv.com – Rangkaian tradisi Seba Baduy Tahun 2026 tengah berlangsung. Warga Baduy mulai berjalan menuju pusat Pemerintahan Kabupaten Lebak pada Jumat, 24 April 2026 siang.
Sebelumnya, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya secara resmi membuka rangkaian Seba Baduy 2026 di Alun-alun Rangkasbitung pada Kamis malam, 23 April 2026.
Baca Juga: Tradisi Seba, Warga Baduy Jalan Kaki 50 Kilometer
Perjalanan Warga Baduy Disambut Meriah
Dalam perjalanan menuju pusat pemerintahan, masyarakat Baduy disambut meriah oleh warga Lebak. Salah satu bentuk penyambutan dilakukan melalui pertunjukan Tarian Rengkong yang sarat akan nilai budaya.
Mengenal Kesenian Tradisional Rengkong
Mengutip Indonesia Kaya, Rengkong merupakan kesenian tradisional Sunda yang lahir dari kehidupan masyarakat agraris. Kesenian ini berawal dari aktivitas masyarakat dalam memanggul padi hasil panen menggunakan alat berbahan bambu.
Nama rengkong sendiri diambil dari alat untuk memanggul beras. Alat ini terbuat dari bambu jenis gombong sepanjang sekitar dua meter, yang dikaitkan dengan tali injuk serta diikatkan pada seikat padi. Gesekan antara tali dan bambu menghasilkan suara khas yang unik dan meriah, terutama saat dimainkan secara bersama-sama.
Baca Juga: Tradisi Seba Baduy: Jejak Lestari Warisan Leluhur yang Terus Menginspirasi
Secara umum, bahan pembuatan rengkong berasal dari alam, seperti bambu berdiameter besar, tali injuk, umbul-umbul dari daun pisang kering, serta ikatan padi dengan berat lebih dari lima kilogram. Kesenian ini biasanya dimainkan oleh lima hingga enam laki-laki dewasa yang mengenakan pakaian adat Sunda, seperti baju kampret, celana pangsi hitam, serta iket atau totopong sebagai penutup kepala.
Mulai Langka, Kini Kembali Dihadirkan
Meski dahulu sering dijumpai dalam berbagai tradisi, kesenian rengkong kini mulai jarang ditemukan. Minimnya regenerasi menjadi salah satu penyebab, sehingga kesenian ini umumnya hanya ditampilkan dalam acara tertentu seperti Seren Taun, yakni perayaan menyambut panen raya.
Namun, pada perayaan Seba Baduy 2026, Tarian Rengkong kembali dihadirkan untuk menyambut kedatangan masyarakat Baduy. Pertunjukan ini pun disaksikan ratusan hingga ribuan warga, baik dari Kabupaten Lebak maupun luar daerah yang ingin menyaksikan langsung prosesi budaya tersebut.
Editor : Erina Faiha