Bantentv.com – Nama Friderica Widyasari Dewi menjadi sorotan publik ketika dirinya diangkat sebagai Pejabat sementara (Pjs) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK pada Sabtu, 31 Januari 2026 kemarin.
Lahir di Cepu, 28 November 1975, Friderica memiliki rekam jejak karier yang panjang dalam sektor pasar modal dan jasa keuangan.
Memulai karier di Bursa Efek Indonesia (BEI) lebih dari 10 tahun sejak tahun 2005. Ia kemudian menjabat sebagai Direktur Pengembangan Pasar PT Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2015).
Friderica kemudian melanjutkan kariernya di Self Regulatory Organizations (SRO) PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai Direktur Keuangan 2015-2016. Ia lalu naik sebagai Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada tahun 2016–2019. Sebelum akhirnya pindah sebagai Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas pada 2020–2022.
Sebelum merangkap jabatan sebagai pejabat sementara pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner lama, Friderica memegang jabatan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen sejak 2022 silam.
Sepanjang kariernya, Friderica juga telah meraih sertifikat Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) pada tahun 2019 yang dikeluarkan OJK.
Tidak hanya memiliki jejak karier yang bagus, Friderica juga memiliki pendidikan yang cukup cemerlang. Berdasarkan informasi dari Linked-In miliknya, pada tahun 2001, ia menuntaskan pendidikan S1nya di bidang ekonomi di Universitas Gadjah Mada.
Kemudian, Friderica melanjutkan studi S2nya di California State University of Fresno, Amerika Serikat pada tahun 2004. Ia mendapat gelar Master of Business Administration (MBA).
Belum puas mengenyam pendidikan, ia kembali melanjutkan sekolah S3 nya di Universitas Gadjah Mada UGM tahun 2019. Ia mendapat gelar Doktor bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan serta meraih predikat cumlaude.
Dalam bidang organisasi, Kiki, sapaan akrabnya itu diketahui menjadi Koordinator Dewan Pembina Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SATGAS PASTI) dan Indonesia Anti Scam Centre (IASC) pada 2023 hingga saat ini.
Selain itu, menjadi Anggota Komite Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat dari 2023-saat ini.
Peran Friderica di Forum Internasional
Selain aktif di dalam negeri, ia juga terlibat dalam berbagai forum internasional. Ia tercatat sebagai Advisory Board di OECD International Network on Financial Education (OECD/INFE) dan Governing Council International Financial Consumer Protection Organisation (FinCoNet) tahun 2022.
Friderica pun diketahui pernah mengeluarkan buku dengan judul Cara Bijak Mengelola Portofolio Investasi dan Pengawasan Market Conduct: A Game Changer.
Di Tahun 2025 Friderica panen prestasi, di mana ia menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya dalam literasi keuangan dan perlindungan konsumen, di antaranya:
- Indonesia Outstanding Women Leader in Financial Services – CNN Indonesia.
- BIG 40 Awards: Consumer Protection Governance Strategist – Bisnis Indonesia.
- The Most Outstanding Woman 2025 – Infobank.
Serta pernah meniti karier di bidang hiburan tanah air, dengan memainkan beberapa peran di beberapa judul sinetron seperti Janjiku, Selendang Sutera Biru, Bulan Bukan Perawan, Angling Dharma, Panji, dan Doaku Harapanku.