Bantentv.com – Bagi anda kaum milenial pasti sudah tidak asing lagi dengan media sosial Friendster. Ya! Kini Friendster resmi kembali, meski untuk saat ini baru tersedia secara terbatas bagi pengguna perangkat Apple saja.
Media sosial legendaris ini pun tidak sekadar kembali, namun hadir dengan wajah baru dan sederet keunikan yang berbeda dengan platform digital saat ini.
Jika melihat secara langsung di App Store, aplikasi yang dikembangkan oleh Friendster Labs Inc. ini tampil cukup ringan. Ukurannya yang hanya 6,5 MB ini, bisa diunduh dengan usia 13 tahun ke atas.
Selain tampilannya yang menarik, Friendster juga menjanjikan pengalaman berselancar di beranda yang jauh lebih bersih.
Tidak ada gangguan iklan, apalagi feed yang dimanipulasi secara algoritma. Hal inilah yang menjadi letak perbedaan pada media sosial lainnya.
Pengguna benar-benar hanya akan melihat unggahan dari teman-teman mereka, tanpa intervensi konten viral atau rekomendasi akun asing yang mengganggu di media sosial pada umumnya.
Selain itu, salah satu paling mencolok yang ada pada fitur di Friendster adalah dihapusnya budaya adu populer.
Friendster versi terbaru, Anda tidak akan lagi menemukan angka jumlah pengikut (followers) yang terpampang di profil.
Sistem pertemanannya pun tergolong unik dan anti-mainstream. Jika biasanya pertemanan akan tersambung bagi mereka yang sama-sama menerima permintaan teman di media sosial, lainnya halnya dengan Friendster.
Sang pemilik, Mike Carson, mengusung konsep berbeda, yakni para pengguna harus mengetuk ponsel pintarnya sebagai satu-satunya cara untuk menjalin pertemanan.
Artinya, untuk berteman, pengguna harus bertemu secara fisik di dunia nyata dan saling mengetukkan ponsel secara bersamaan.

Sehingga kesan nyata dari pertemanan ini semakin diperkuat dengan adanya sistem degradasi relasi.
Menurut Carson, hubungan pertemanan di aplikasi bisa melemah jika pengguna jarang berinteraksi secara fisik.
Oleh karena itu, jika dua orang yang berteman tidak saling menyentuh ponsel mereka dalam jarak dekat setidaknya sekali dalam setahun, maka koneksi mereka di aplikasi tersebut akan otomatis memudar.
“Ini bukan hukuman. Ini adalah sinyal halus bahwa persahabatan sejati harus dipupuk secara langsung, bukan secara online,” kata Carson, dikutip dari Gigazine, Minggu 3 Mei 2026.
Meski terkesan sedikit kurang praktis, namun cara berteman di Friendster cukup eksklusif dan dapat menjadi pengalaman yang cukup unik jika penggunanya mengikuti cara bermain Friendster.