BerandaIngin Liburan Keluar Negeri? Cek Aturan Bagasi Pesawat Internasional Sebelum Berlibur

Ingin Liburan Keluar Negeri? Cek Aturan Bagasi Pesawat Internasional Sebelum Berlibur

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Berpergian keluar negeri untuk berlibur memang sangat menyenangkan, tapi jangan sampai euforia tersebut buat kamu lupa hal yang penting. Salah satunya yang sering terlupakan oleh para penumpang adalah aturan bagasi pesawat.

Karena melupakan hal yang penting ini, tak sedikit orang rela meninggalkan barang favorit hingga membayar lebih agar barang tersebut bisa masuk bagasi pesawat.

Setiap maskapai mempunyai aturan yang berbeda-beda, jadi sebelum terbang pastikan kembali barang bawaan kamu jangan sampai saat chek in dan menimbang barang, malah kelebihan kapasitas, alhasil kamu harus merelakan barang tersebut atau membayar lebih.

Mengacu pada standar International Air Transport Association (IATA). Berikut aturan bagasi pesawat yang perlu kamu ketahui :

Berat dan Ukuran

Salah satu aspek yang paling penting dari aturan bagasi adalah batasan berat dan ukuran. Setiap maskapai mempunyai kebijakannya masing-masing, pada panduan umum, ukuran bagasi kabin harus memiliki panjang maksimum 56 cm, lebar 45 cm, dan kedalaman 25 cm.

Untuk menghindari biaya tambahan, kamu bisa menanyakan terlebih dahulu kepada maskapai penerbangan sebelum kamu berpergian sehingga kamu mengetahui sepenuhnya terkait batasan berat dan ukuran bagasi kabin yang termasuk dalam tiket pesawat kamu.

Jika kamu berpergian menggunakan beberapa maskapai, sebaiknya riset terlebih dahulu di website maskapai tersebut agar kamu tidak terlalu banyak membawa barang.

Jenis Barang Bawaan yang Boleh dan Tidak Boleh

Maskapai penerbangan internasional menetapkan peraturan terkait barang-barang yang tidak boleh atau dibatasi untuk dibawa dalam bagasi pesawat.

Aturan ini diberlakukan untuk menjaga keamanan dan kelancaran selama penerbangan. Jika kamu bepergian membawa baterai cadangan, rokok elektronik/vape, atau catu daya cadangan (power bank), dan sebagian besar perangkat elektronik portabel lainnya, kamu harus membawanya dalam tas jinjing dan bukan bagasi terdaftar . Baterai cadangan apa pun harus dibungkus satu per satu untuk mencegah korsleting.

Baca juga : Barang yang Tidak Boleh Disimpan di dalam Jok atau Bagasi Motor

Selain itu, senjata tajam juga tidak boleh dibawa dalam bagasi kabin. Benda tajam seperti pisau, atau alat pemotong apapun jenisnya dan berapa pun panjangnya, baik yang terbuat dari logam atau bahan lainnya harus ditinggalkan atau didikemas ke dalam bagasi terdaftar.

Kententuan Terkait Cairan, Aerosol, Gel dan Bubuk

Peraturan keamanan membatasi jumlah cairan, aerosol, dan gel yang diizinkan dalam barang bawaan.

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, badan penentu standar penerbangan PBB, telah menetapkan pedoman pemerintah.

Pembatasan saat ini untuk cairan, aerosol, dan gel dari ICAO dan yang berlaku di sebagian besar negara adalah bahwa cairan, aerosol, dan gel harus berada dalam wadah berukuran 100 ml atau setara, yang ditempatkan dalam kantong plastik transparan yang dapat ditutup kembali dengan kapasitas maksimal 1 liter.

Saat pemeriksaan, kantong plastik ini harus ditunjukkan terpisah dari barang bawaan lainnya. Obat-obatan, susu atau makanan bayi, dan kebutuhan diet khusus dikecualikan.

Beberapa bandara juga memerlukan pemeriksaan tambahan untuk bubuk dalam jumlah lebih dari 355ml per 12 ons.

Perlengkapan Medis

Bagi penumpang yang memerlukan perlengkapan medis ada aturan khusus yang harus diperhatikan. Jika kamu perlu menggunakan jarum suntik medis selama perjalanan, maka wajib menyerahkan surat keterangan medis yang relevan. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan bahan dikemas dan terdapat label profesional oleh dokter.

Jika tidak, obat tersebut kemungkinan akan dikeluarkan saat pemeriksaan keamanan. Sementara untuk spesimem laboratorium medis, organ atau darah manusia, organisme hidup tidak boleh dibawa dalam tas jinjing atau bagasi tercatat, melainkan harus dibawa sebagai kargo.

Tempat Menaruh Barang Bawaan

Untuk keselamatan, semua barang bawaan di kabin harus segera disimpan setelah kamu masuk ke dalam pesawat. Tas dapat ditaruh di bawah kursi di depan kamu, atau di kompartemen atas. Namun, jika kamu duduk di baris paling depan maka semua tas wajib di simpan di kompartemen atas.

Jika ruang penyimpanan kabin penuh biasanya awak kabin atau staf darat akan memindahkannya ke ruang kargo. Oleh karena itu, pastikan kamu sudah mengeluarkan barang penting seperti perangkat elektronik, baterai cadangan, dan obat-obatan yang diperlukan selama penerbangan. Untuk mencegah masalah keamanan, hindari meninggalkan tas tanpa pengawasan dan gunakan gembok pengaman.

Erina Faiha Qothrunnada

TERKAIT
- Advertisment -