BerandaEkonomiBisnisRenyah Tanpa Pengawet, Keripik Tempe Rumahan di Cikande Jadi Andalan Warga untuk...

Renyah Tanpa Pengawet, Keripik Tempe Rumahan di Cikande Jadi Andalan Warga untuk Oleh-Oleh Mudik

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Usaha rumahan keripik tempe di Perumahan Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, ramai diserbu warga jelang mudik Lebaran. Produk renyah tanpa pengawet ini menjadi pilihan oleh-oleh pulang kampung.

Sejak sepuluh tahun terakhir, Giyatno bersama istrinya menekuni usaha rumahan pembuatan keripik tempe di Perumahan Cikande Permai, Kabupaten Serang.

Dengan cita rasa gurih dan tekstur renyah, keripik tempe produksinya banyak diminati warga, terutama saat bulan Ramadan menjelang Lebaran. Dalam sehari, Giyatno memproduksi keripik tempe untuk dipasarkan dan dititipkan ke sekitar 30 warung di wilayah Cikande. Tak hanya itu, produknya juga menjadi langganan kantin perusahaan di kawasan Industri Modern Cikande.

Baca Juga: Tips Menyimpan Tempe agar Tetap Awet

Pemilik usaha keripik tempe, Giyatno, mengatakan, memasuki bulan Ramadan, jumlah produksi meningkat drastis. Hal ini terjadi karena banyak pesanan dari warga yang akan mudik dan menjadikannya sebagai oleh-oleh.

“Dalam sehari, kami produksi untuk dititipkan ke sekitar 30 warung di wilayah Cikande, dan juga menjadi langganan kantin perusahaan di kawasan Industri Modern Cikande,” ujar Giyatno.

Baca Juga: UMKM Lokal Desa Waringinkurung, Keripik Tempe Aci Jadi Andalan Ekonomi

Ia berharap ada dukungan dari pemerintah untuk membantu pemasaran produk keripik tempe, karena selama ini ia belum memiliki jaringan marketing yang luas. Selain itu, keripik tempe ini mampu bertahan hingga satu bulan tanpa bahan pengawet. Bahan baku tempe diperoleh langsung dari produsen tempe di sekitar Cikande. Produsen tersebut sudah menjadi mitra tetap.

“Saya berharap ada dukungan dari pemerintah, khususnya dalam hal pemasaran, karena selama ini kami masih mengandalkan penjualan langsung dan belum memiliki jaringan marketing yang luas,” harapnya.

Ia menambahkan, keripik tempe miliknya menyediakan dua varian kemasan. Varian tersebut yaitu kemasan kecil seharga seribu lima ratus rupiah per bungkus dan kemasan besar seharga sepuluh ribu rupiah.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -