BerandaBeritaWarga Swedia Kunjungi Desa Tegal Maja, Terpukau UMKM Anyaman Bambu Serang

Warga Swedia Kunjungi Desa Tegal Maja, Terpukau UMKM Anyaman Bambu Serang

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Produk UMKM berbasis kerajinan anyaman bambu di Desa Tegal Maja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, mulai menarik perhatian warga mancanegara. Seorang warga asal Swedia, Sofia, secara langsung mengunjungi desa tersebut untuk melihat dan mempelajari proses pembuatan kerajinan lokal yang dikembangkan masyarakat setempat.

Kunjungan tersebut difokuskan pada produk anyaman bambu dan tas berbahan tali kertas, yang selama ini menjadi unggulan UMKM Desa Tegal Maja.

Sofia mengaku terkesan tidak hanya pada hasil produk, tetapi juga pada nilai sosial dan lingkungan yang melekat di dalamnya.

“Saya senang dan terkesan, terutama ketika Pak Lurah menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah pemberdayaan perempuan, mengurangi kerusakan lingkungan, dan membuat perempuan bisa hidup mandiri melalui UMKM kerajinan bambu,” ujar Sofia, Rabu 11 Februari 2026.

Berita Terkait: Tegal Maja, Desa Penghasil Anyaman Bambu di Kabupaten Serang

Sofia menyebut kunjungannya ke Indonesia memang ditujukan untuk mengenal lebih dekat produk-produk lokal, termasuk UMKM yang berkembang di daerah. Ia berharap pengalaman tersebut dapat dibagikan kepada masyarakat di negaranya.

“Harapan saya, apa yang saya lihat di sini bisa saya ceritakan dan bagikan di negara saya. Saya sangat menyukai kegiatan seperti ini,” ungkapnya.

Kepala Desa Tegal Maja, Muhammad Iksan, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengaku bangga karena produk UMKM desanya mulai dikenal hingga mancanegara.

Menurutnya, kunjungan ini menjadi bukti bahwa kerja keras masyarakat mulai membuahkan hasil.

“Kami sebagai pemerintah desa tentu sangat bersyukur. Produk UMKM kerajinan anyaman bambu Desa Tegal Maja mulai dikenal hingga ke luar negeri,” kata Iksan.

Dalam kunjungan itu, Sofia juga diajak melihat langsung proses pembuatan kerajinan, mulai dari bahan baku hingga menjadi produk siap pakai.

Bahkan, ia sempat mencoba membuat anyaman bambu bersama para pengrajin.

“Tadi kami ajarkan cara membuat kerajinan. Mereka sangat senang dan tidak menyangka produk sebagus ini bisa dibuat dari bahan limbah, seperti bambu bekas dan tali kertas,” jelas Iksan.

Berita Terkait: Pemdes Tegal Maja Gelar Pelatihan Kampung Produktif

Iksan berharap masyarakat Desa Tegal Maja terus berkarya dan tidak berhenti berinovasi. Ia menilai perhatian dari mancanegara harus dijaga agar produk UMKM desa semakin dikenal luas.

“Saya berharap UMKM Desa Tegal Maja bisa terus berkembang dan semakin dikenal di mancanegara,” pungkasnya.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -