Serang, Bantentv.com – Kasus pengeroyokan terhadap seorang pelajar di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, yang sempat viral di media sosial, kini tengah ditangani pihak kepolisian.
Dalam penanganan awal kasus pengeroyokan tersebut, enam remaja yang diduga terlibat telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Korban berinisial K diketahui masih berstatus pelajar dan di bawah umur. Peristiwa pengeroyokan ini terjadi di area persawahan di pinggir jalan.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap bahwa dari enam terduga pelaku, hanya satu orang yang diduga melakukan pemukulan secara langsung, sementara lainnya diduga merekam serta menyaksikan kejadian pengeroyokan tersebut.
Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami sejumlah luka pada bagian tangan, kepala, dan punggung. Bahkan, terdapat dugaan luka akibat senjata tajam.
Dalam proses penyelidikan kasus pengeroyokan ini, polisi telah mengamankan beberapa telepon genggam milik terduga pelaku. Sementara itu, senjata tajam yang diduga digunakan masih dalam pencarian.
Peristiwa pengeroyokan bermula ketika korban bersama tiga temannya bermain sepeda listrik pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Saat kendaraan yang digunakan kehabisan daya, mereka terpaksa mendorong sepeda tersebut.
Di tengah perjalanan, korban kemudian dicegat oleh sekelompok remaja yang datang menggunakan tiga sepeda motor.
Baca Juga: Terungkap! Pengeroyokan di Kasemen Dipicu Perselisihan Antar Kerabat
Tanpa adanya cekcok sebelumnya, korban dibawa ke arah bendungan yang berada di dekat area persawahan. Di lokasi tersebut, aksi pengeroyokan diduga terjadi. Korban dipukul, ditarik, bahkan sempat dicelupkan ke sawah.
Salah satu pelaku juga diduga melakukan pembacokan, sementara pelaku lainnya berjaga di sekitar lokasi pengeroyokan.
Dalam kejadian itu, para pelaku juga sempat meneriaki korban sebagai maling, sehingga warga sekitar tidak berani memberikan pertolongan.
Setelah kejadian pengeroyokan, korban sempat dibawa ke Puskesmas Sawah Luhur. Namun karena kondisi luka yang cukup serius, korban akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Kota Serang.
Kanit PPA Polres Serang, Ipda Henry, menyampaikan bahwa kasus pengeroyokan ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
“Sudah diamankan enam anak yang diduga terlibat. Karena semuanya masih di bawah umur, penanganan dilakukan sesuai prosedur peradilan anak. Kami masih mendalami peran masing-masing, termasuk dugaan penggunaan senjata tajam,” ujarnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus pengeroyokan tersebut, termasuk melengkapi barang bukti tambahan guna mengungkap peristiwa ini secara menyeluruh.