Serang, Bantentv.com – Ratusan ton sampah yang setiap hari masuk ke TPA Cilowong berpotensi diubah menjadi energi listrik hingga 35 megawatt. Pemerintah Kota Serang kini mendorong percepatan pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang persoalan sampah perkotaan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi, mengatakan proyek PSEL Cilowong dirancang tidak hanya untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga menghasilkan energi alternatif bagi masyarakat.
“Jika proyek ini berjalan sesuai rencana, potensi listrik yang dihasilkan mencapai 35 megawatt. Energi tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga bahkan setingkat satu kecamatan,” ujar Farach, Kamis 26 Februari 2026.
Selama ini, pengelolaan sampah di TPA Cilowong masih didominasi metode landfill atau penimbunan.
Baca Juga: TPSA Cilowong Dipertimbangkan Jadi Lokasi PSEL
Padahal, setiap hari ratusan ton sampah dari berbagai wilayah Kota Serang terus dikirim ke lokasi tersebut.
Melalui teknologi PSEL, sampah akan diolah menggunakan sistem konversi energi sehingga memiliki nilai ekonomi sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
“PSEL bukan hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga menghasilkan energi alternatif. Ini menjadi solusi dua manfaat sekaligus,” katanya.
Teknologi yang diterapkan nantinya akan disesuaikan dengan karakteristik sampah di Kota Serang agar proses konversi berjalan optimal.
Kurangi Beban dan Risiko Lingkungan
Keberadaan PSEL dinilai mampu mengurangi volume sampah secara signifikan. Residu yang tersisa disebut akan jauh lebih sedikit dibanding metode konvensional.
Langkah ini penting untuk memperpanjang usia operasional TPA Cilowong sekaligus menekan potensi pencemaran lingkungan, seperti bau menyengat, emisi gas metana, hingga risiko longsoran sampah.
“Kalau PSEL sudah berjalan, residu yang tersisa jauh lebih sedikit. Ini membuat umur TPA menjadi lebih panjang,” jelas Farach.
Pemkot Serang menargetkan proyek PSEL Cilowong menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan sampah perkotaan.
Baca Juga: PSEL Kota Serang Ditargetkan Beroperasi pada 2028
Selain menghasilkan listrik, proyek ini juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru, termasuk lapangan kerja di sektor pengelolaan lingkungan dan energi terbarukan.
Farach menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan agar proyek tersebut dapat segera direalisasikan.
Dengan potensi produksi 35 megawatt, PSEL Cilowong digadang-gadang menjadi langkah strategis Kota Serang menuju pengelolaan sampah modern sekaligus pemanfaatan energi terbarukan.