BerandaBeritaTingkatkan Literasi dan Lestarikan Budaya Bercerita, Puluhan Siswa SD di Pandeglang Unjuk...

Tingkatkan Literasi dan Lestarikan Budaya Bercerita, Puluhan Siswa SD di Pandeglang Unjuk Kebolehan Dalam Lomba Bertutur

Saluran WhatsApp

‎Pandeglang, Bantentv.com – Ajang pengembangan literasi dan budaya kembali digelar untuk pelajar sekolah dasar di Kabupaten Pandeglang. Lomba bertutur tingkat SD yang diselenggarakan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Pandeglang ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk melestarikan budaya bercerita sekaligus meningkatkan rasa percaya diri di depan publik.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus mendorong peningkatan budaya literasi di kalangan generasi muda melalui berbagai program edukatif. Salah satunya dengan menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD Sederajat se-Kabupaten Pandeglang Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Layanan Perpustakaan Aulia Kabupaten Pandeglang, Rabu, 13 Mei 2026 dan diikuti puluhan peserta dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Pandeglang.

Baca Juga: Tingkatkan Minat Baca, Kabupaten Serang Bangun Pusat Literasi Terintegrasi di Pabuaran

Asisten Daerah III Administrasi Umum Setda Pandeglang, Tb. Nandar Suptandar menyampaikan, apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pandeglang yang terus berkomitmen menghadirkan program literasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, perkembangan zaman dan kemajuan teknologi telah mengubah pola literasi generasi saat ini, terutama Generasi Alpha yang lebih dekat dengan dunia digital dibandingkan metode literasi konvensional.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua. Generasi sekarang tumbuh di era digital, sehingga budaya membaca harus terus diperkuat agar mereka tetap memiliki wawasan luas, pola pikir kritis, serta karakter yang kuat,” ujar Nandar.

Foto bersama Asisten Daerah III dengan peserta Lomba Bertutur
Foto bersama Asisten Daerah III dengan peserta Lomba Bertutur

Ia berharap melalui lomba bertutur ini lahir inovasi dan semangat baru dalam melestarikan budaya lokal, sejarah, serta meningkatkan minat baca di tengah derasnya arus informasi digital.

Baca Juga: Meski Tertinggi di Banten, Cilegon Terus Dorong Budaya Literasi

Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari sekolah, keluarga, komunitas literasi hingga masyarakat, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya membaca di Kabupaten Pandeglang.

“Budaya literasi di Kabupaten Pandeglang masih perlu terus ditingkatkan. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini indeks literasi daerah bisa meningkat dan sejajar dengan daerah lainnya,” katanya.

Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi pengalaman, keberanian tampil, dan proses belajar yang didapat menjadi hal yang sangat berharga,” pesannya.

Kepala Dinas Perpustakaan, Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Pandeglang, Neneng Nuraeni mengatakan, selain menjadi ajang kompetisi, lomba bertutur juga bertujuan menumbuhkan minat baca dan kecintaan anak-anak terhadap budaya lokal serta cerita daerah yang mulai jarang dikenal generasi muda. Kegatan ini diharapkan menjadi ruang kreatif bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan keberanian tampil di depan umum.‎

Baca Juga: Pemkab Serang Tingkatkan Literasi hingga Desa

Ia mengatakan bahwa lomba bertutur ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Bubur Terasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh pihaknya sebagai upaya menggairahkan budaya membaca dan literasi di tengah masyarakat.

“Lomba bertutur ini diikuti oleh 50 peserta dari SD sederajat se-Kabupaten Pandeglang. Selain itu, festival ini juga menghadirkan berbagai kegiatan lain seperti bimtek literasi informasi, lomba perpustakaan desa dan kelurahan, lomba video literasi, lomba menulis resensi buku, hingga pembinaan perpustakaan masyarakat,” jelas Neneng Rabu, 13 Mei 2026.

Siswa SD di Pandeglang Unjuk Kebolehan Dalam Lomba Bertutur
Siswa SD di Pandeglang Unjuk Kebolehan Dalam Lomba Bertutur

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran, pembentukan karakter, serta penguatan budaya literasi sejak dini.

Neneng turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya kepada Bupati Pandeglang atas perhatian dan komitmennya dalam pengembangan budaya literasi di daerah.

“Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan minat baca, kemampuan literasi, dan kreativitas generasi muda di Kabupaten Pandeglang,” ungkapnya.

Festival Bubur Terasi 2026 sendiri mengusung semangat “Budaya Menggembirakan Literasi”, sebagai simbol pentingnya menumbuhkan budaya membaca, belajar, dan bercerita secara menyenangkan demi melahirkan generasi yang kreatif, berkarakter, dan berdaya saing.

Lomba bertutur tingkat SD ini akan berlangsung selama dua hari ke depan (Selasa-Rabu) hingga penentuan para juara terbaik yang nantinya mewakili daerah ke tingkat selanjutnya.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -