Lebak, Bantentv.com – Kisah hidup Cacang Hidayat (55), warga Kampung Sanding, Desa Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, menyentuh banyak pihak.
Selama kurang lebih 25 tahun, Cacang bersama istri dan enam anaknya harus bertahan tinggal di sebuah rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan dan nyaris roboh.
Bangunan tersebut jauh dari kata layak huni, namun menjadi satu-satunya tempat berlindung bagi keluarganya selama puluhan tahun.
Cacang diketahui bekerja sebagai pegawai honorer penjaga sekolah dan perpustakaan di SMP Negeri 2 Cibadak, Kabupaten Lebak.
Dengan penghasilan terbatas, ia berupaya memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus merawat rumah yang terus dimakan usia.
Keterbatasan ekonomi membuat perbaikan hunian tidak pernah terwujud, meskipun kondisi bangunan semakin rapuh dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Dua Rutilahu di Desa Teras Kini Jadi Rumah Layak Huni
Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah tidak layak huni, Cacang dan keluarganya kini bisa bernapas lega.
Hunian yang selama ini ditempati dan hampir ambruk itu akan segera dibangun kembali menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan layak.
“Alhamdulillah saya merasa senang dan bahagia, ada kepedulian dari semua pihak, dan semoga pembangunan rumah tidak ada kendala dan berjalan dengan lancar,” ucapnya sambil senyum bahagia.
Ia menjelaskan bahwa bantuan yang diterima berasal dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun organisasi.
“Semua mendukung dan peduli, saya berterima kasih atas bantuan yang diberikan untuk keluarga kami,” ucapnya.
Dukungan tersebut datang dari Pemerintah Kabupaten Lebak, PGRI Lebak, KORPRI, sejumlah dinas terkait, hingga Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Banten.