Pandeglang, Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat dengan meningkatkan jumlah Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional pada tahun 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengejar target Universal Health Coverage. Jika pada tahun 2025 jumlah penerima yang ditanggung pemerintah daerah berada di kisaran 91 ribu jiwa, maka pada 2026 jumlah tersebut direncanakan meningkat menjadi sekitar 120 ribu jiwa.
Rencana peningkatan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, dalam agenda penandatanganan rencana kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Serang.
Baca Juga: Budi Rustandi Tambah Kuota BPJS PBI Hingga 10 Ribu Penerima di Tahun 2025
Kegiatan itu berlangsung di ruang kerja Bupati Pandeglang pada Senin, 29 Desember 2025. Dalam kesempatan tersebut, Dewi menekankan bahwa kesehatan merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah.
“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara, termasuk masyarakat Kabupaten Pandeglang. Kesehatan merupakan faktor penting karena dengan kondisi yang sehat, masyarakat dapat lebih produktif,” ujar Dewi.
Menurutnya, kerja sama yang dijalin dengan BPJS Kesehatan tidak dimaknai sebagai agenda rutin semata, melainkan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat memperoleh hak atas pelayanan kesehatan.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan haknya dalam layanan kesehatan, serta setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perluasan kepesertaan bukan hanya soal angka, tetapi juga soal kualitas manfaat yang diterima warga.
Dalam rangka memastikan program berjalan tepat sasaran, Dewi juga menyoroti pentingnya validasi data penerima bantuan.
Ia meminta agar Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan pengecekan data secara cermat dan berkelanjutan.
“Data ini harus benar-benar dicek kembali agar penerima bantuan memang layak dan program PBI tepat sasaran,” tambahnya.
Komitmen tersebut sejalan dengan pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Eniyati, yang menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh masyarakat, khususnya warga kurang mampu, tidak terkendala biaya saat mengakses layanan kesehatan.
Ia mengungkapkan bahwa capaian Universal Health Coverage di Pandeglang saat ini masih berada di angka 91,94 persen, di bawah target nasional 98 persen. Meski demikian, upaya mengejar target tersebut terus dilakukan secara konsisten.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang, Adiwan Qodar, menjelaskan bahwa penandatanganan rencana kerja sama ini merupakan pembaruan yang dilakukan setiap tahun.
“Pada tahun ini terdapat penambahan sekitar 30 ribu jiwa, sehingga total PBI yang dibayarkan oleh Pemkab Pandeglang mencapai 120.999 jiwa,” ujarnya.