Serang, Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyalurkan bantuan beras sebanyak 62 ton sebagai langkah tanggap darurat bagi 6.262 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana di wilayah Kabupaten Serang.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, kepada perwakilan dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ciruas, Cikande, dan Kibin. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Pendopo Bupati Serang pada Senin, 26 Januari 2026.
Zaldi Dhuhana menjelaskan bahwa bantuan beras tersebut berasal dari cadangan pangan pemerintah daerah yang saat ini masih tersedia sebanyak 407 ton.
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan berdasarkan perintah Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana.
Baca Juga: Stok Cadangan Beras Kabupaten Serang Dipastikan Aman
“Kita kan ada cadangan pangan pemerintah daerah, yang sebenarnya kegiatan ini ada di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian,” ujarnya.
Berdasarkan data DKPP, stok cadangan pangan daerah yang tersimpan mencapai 407 ton beras. Dengan terjadinya bencana di beberapa wilayah, sejumlah kecamatan mengajukan permohonan penyaluran bantuan beras tersebut.
“Diantaranya hari ini ada tiga Kecamatan yaitu Ciruas, Cikande, dan Kecamatan Kibin yang tadi sudah dilepas atas perintah Ibu Bupati, kemudian kami melaksanakan dengan Pak Kadis DKPP,” katanya.
Lebih lanjut, Zaldi Dhuhana menerangkan bahwa program cadangan pangan pemerintah daerah saat ini masih difokuskan pada beras.
Namun, ke depan akan dilengkapi dengan lauk pauk siap saji, makanan siap saji, serta kebutuhan pendukung lainnya bagi masyarakat terdampak bencana.
“Kalau bumbu-bumbu itu dari Dinas Sosial, dan juga kemarin ada bantuan dari Kemensos yang sudah turun ke kita. Dari BNPB pun menjadi pendamping dari bantuan beras yang sudah kita kirimkan ke masing-masing kecamatan,” terangnya.
Zaldi juga menyampaikan bahwa kondisi banjir di Kecamatan Ciruas mulai berangsur surut. Meski demikian, bencana banjir kembali terjadi di Kecamatan Jawilan, Kibin, Kopo, Carenang, dan Kecamatan Cikande akibat meluapnya Sungai Cidurian.
“Bahkan tadi malam di tol juga masih banjir, jadi memang penanganannya sekarang lebih ke arah sana,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa dalam jangka pendek, setiap kejadian bencana menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Serang untuk memberikan bantuan kepada masyarakat.
Bantuan tersebut meliputi penyediaan sarana pengungsian, perahu, selimut, obat-obatan, hingga kebutuhan sembako bagi warga terdampak bencana.
“Tapi untuk jangka panjang, kita sudah berkomunikasi dengan beberapa Tim Ahli hydrologi dari ITB untuk melihat penanganan jangka panjang banjir ini seperti apa,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo, menyebutkan bahwa total penerima bantuan mencapai 6.262 KK dengan alokasi 10 kilogram beras per KK.
“Hitungannya adalah sehari 1 kilogram, jadi dengan pemberian 10 kilogram per KK diharapkan bisa bertahan untuk 10 hari masa tanggap darurat,” ujarnya.
Adapun rincian bantuan yang disalurkan secara simbolis meliputi Kecamatan Ciruas sebanyak 22 ton, Kecamatan Kibin 10,95 ton, dan Kecamatan Cikande sebesar 6,7 ton.
Bantuan tersebut berasal dari cadangan pangan Pemerintah Kabupaten Serang dan akan didistribusikan kepada warga terdampak bencana di 12 kecamatan.
“Ada penambahan dari Carenang sehingga total menjadi 6.262 KK penerima bantuan,” pungkasnya.