Pandeglang, Bantentv.com – Dapur SPPG Carita Punya Cerita yang berada di bawah naungan Yayasan Toha Asep Suherman di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, dipastikan siap beroperasi pasca diresmikan pada Jumat, 30 Februari 2026.
Keberadaan dapur ini menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan menggandeng lumbung padi lokal sebagai pemasok utama bahan pangan.
Pada Senin, 2 Februari mendatang, SPPG Carita dijadwalkan mulai mendistribusikan MBG kepada ribuan penerima manfaat.
Untuk menu perdana, dapur tersebut telah menyiapkan sajian bergizi yang ditujukan bagi para penerima manfaat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok B3.
Pimpinan Yayasan Toha Asep Suherman, Fahru Rijal, menyampaikan bahwa peluncuran SPPG Carita merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat.
Baca Juga: Berdayakan Petani Lokal, SPPG Sukaratu Jadi Pionir Dapur Ekosistem di Banten
Menurutnya, ribuan siswa serta kelompok B3 yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui akan segera mendapatkan manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis seiring dengan mulai beroperasinya dapur SPPG di wilayah tersebut.
Dalam penyediaan bahan pangan, SPPG Carita menjalin kerja sama dengan lumbung padi yang berada di sekitar dapur. Kebijakan ini dinilai sejalan dengan arahan Badan Gizi Nasional untuk mengutamakan penggunaan produk lokal.
Fahru Rijal menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kontrak kerja sama dengan lumbung padi yang berada tepat di depan dapur SPPG Carita, sehingga pasokan beras dapat terjamin dan berkelanjutan.
“Kita sudah ber-kontrak bahwa pasokan beras itu akan dipasok dari lumbung padi yang ada di depan dapur Carita, ini adalah bentuk amanah dari para petinggi BGN untuk bekerja sama dengan UMKM yang terdekat dengan dapur kita,” kata Fahru.
Kerja sama dengan lumbung padi lokal ini diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran program MBG, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha dan petani setempat.
Untuk tahap penyaluran pertama, SPPG Carita Punya Cerita akan melayani sekitar 1.300 keluarga penerima manfaat yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Desa Cinoyong.