Serang, Bantentv.com – Program Serang Mengaji Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang, Budi Rustandi – Nur Agis Aulia, menjadi nafas baru bagi pihak SMP Negeri 15 Kota Serang.
Dimulai sejak launching Serang Mengaji yang dihadiri langsung Kepala Dindikbud Kota Serang dengan label Cermat, Ceria, Mengaji, Rajin Tilawah, program Serang Mengaji Budi – Agis ditindaklanjuti pihak SMP Negeri 15 Kota Serang dengan membaca Al-Qur’an setiap harinya.
Senin, 9 Februari 2026, program Serang Mengaji diikuti pelajar SMP Negeri 15 Kota Serang secara serentak sebelum mata pelajaran dimulai.
Tak sekadar rutinitas, pelajar diwajibkan membaca 26 ayat suci Al-Qur’an setiap hari mulai dari Senin hingga Jumat. Targetnya jelas, program unggulan Serang Mengaji Budi – Agis membentuk karakter kalangan pelajar di Kota Serang yang religius dan berakhlak mulia.
Baca Juga: Program Serang Mengaji Budi-Agis Tekan 780 Murid SMP dari Buta Huruf Al-Quran
Namun, tantangan besar sempat menghadang. Dari total 917 pelajar SMP Negeri 15 Kota Serang di 24 rombel, tercatat 184 pelajar belum bisa mengaji, tersebar dari kelas tujuh hingga kelas sembilan.
Tak hilang akal, pihak SMP Negeri 15 menerapkan strategi pendampingan khusus. Melalui sinergi antara wali kelas dan guru wali, pelajar yang tertinggal diberikan bimbingan personal secara fleksibel.
Tanpa menambah beban jam pelajaran formal, bimbingan dilakukan saat jam kosong. Ketulusan para guru yang mendampingi pelajar tersebut perlahan membuahkan hasil manis.
Kini, 20 siswa kelas sembilan, 33 siswa kelas delapan, dan 40 siswa kelas tujuh yang tadinya kesulitan, telah mulai lancar melantunkan ayat suci. Artinya, program Serang Mengaji Budi – Agis mampu menekan 50 persen dari jumlah pelajar yang belum bisa baca Al-Qur’an di SMPN 15 Kota Serang.
“Dari program Pak Wali Kota Serang dengan Serang mengaji ini dimulai bulan Juli sampai sekarang ini Alhamdulillah anak-anak bisa mengaji, dalam program-program tersebut maka kemarin ada resolusi pendidikan, yang mana Serang Mengaji dijadwali dengan membaca Al-Quran 26 ayat setiap harinya dari Senin-Jumat,” kata Edi Ruspandi Kepala Sekolah SMPN 15 Kota Serang.
Baca Juga: Satu Keluarga di Lebak Alami Kebutaan, Penyebabnya Belum Diketahui
Sejak program Serang Mengaji digulirkan, suasana sekolah terasa lebih tenang dan kondusif. Para siswa mengaku mendapatkan pengalaman spiritual yang lebih mendalam setiap harinya.
“Sebelum belajar mengaji, tapi dengan adanya program ini jadi banyak yang bisa mengaji,” ujar Lutfi Hasyim Pratama siswa kelas 9 SMPN 15 Kota Serang.
Semangat program Serang Mengaji Budi – Agis yang diterapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang diharapkan terus terjaga demi masa depan generasi muda Serang yang lebih religius.
Editor : Erina Faiha