Serang, Bantentv.com – Seorang asisten rumah tangga (ART) perempuan dilaporkan meninggal dunia akibat dugaan penganiayaan berat berupa penusukan yang terjadi di wilayah Kota Serang, Selasa, 13 Januari 2025.
Peristiwa tragis ini kini tengah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Serang Kota untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.
Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria melalui Kasat Reskrim Kompol Alfano Ramadhan membenarkan adanya peristiwa penusukan tersebut.
Kejadian itu berlangsung di Jalan KH Abdul Hadi, RT/RW 003/014, Lingkungan Kebon Jahe, Kelurahan Cipare, Kota Serang. Lokasi tersebut diketahui merupakan kawasan yang cukup ramai dilalui warga.
“Korban merupakan seorang perempuan berinisial QA, berusia 27 tahun, yang bekerja sebagai asisten rumah tangga,” ujar Kompol Alfano.
ART tersebut diketahui merupakan warga Lingkungan Lemah Abang, Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait identitas terduga pelaku.
Baca Juga: ART Jadi Korban Penusukan di Kota Serang, Terduga Pelaku Suami Sendiri
Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun penyidik, peristiwa bermula sekitar pukul 11.14 WIB. Saat itu, ART tersebut diketahui telah selesai bekerja di rumah majikannya dan keluar menggunakan sepeda motor menuju Jalan Raya KH Abdul Hadi.
Setibanya di sekitar lokasi kejadian, korban diduga dihampiri oleh dua orang tak dikenal yang juga mengendarai sepeda motor.
Kedua orang tersebut kemudian menendang korban hingga terjatuh ke area semak-semak di sekitar tempat kejadian perkara. Setelah korban terjatuh, aksi penganiayaan berlanjut dengan penggunaan senjata tajam yang mengakibatkan luka serius.
Menurut Alfano, ART tersebut sempat mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WIB di Rumah Sakit Jannah.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, termasuk warga yang sedang beraktivitas di sekitar tempat kejadian perkara.
Selain itu, petugas juga terus mengumpulkan keterangan tambahan serta barang bukti guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan ART tersebut meninggal dunia.