Serang, Bantentv.com – Satgas Pangan Polda Banten terus meningkatkan intensitas pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar rakyat di wilayah Provinsi Banten menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan melindungi daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pada akhir tahun.
Pengawasan dilaksanakan selama satu minggu, terhitung mulai 15 hingga 20 Desember 2025, dengan menyasar pasar tradisional serta jalur distribusi pangan.
Kegiatan pengecekan langsung dilakukan di Pasar Baros, Kabupaten Serang, pada Senin, 15 Desember 2025 dilanjutkan di Pasar Ciruas, Kabupaten Serang, serta penggilingan beras PD. Karya Muda pada Selasa, 16 Desember 2025.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Banten bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait, sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten Kombes Pol Yudhis Wibisana menjelaskan bahwa pengawasan ini merupakan langkah preventif Polri bersama pemerintah daerah guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, harga tetap terkendali, dan stok aman menjelang momen perayaan besar.
“Ditreskrimsus Polda Banten bersama instansi terkait melakukan pengawasan langsung ke pasar rakyat dan jalur distribusi guna memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan stok aman menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Kombes Pol Yudhis Wibisana pada Rabu, 17 Desember 2025.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga beras diketahui masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Ketersediaan stok beras juga terpantau melimpah seiring masuknya masa panen petani, sehingga dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Selain beras, beberapa komoditas pangan seperti cabai rawit merah justru mengalami penurunan harga. Sementara itu, sebagian besar bahan pokok lainnya relatif stabil dan tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan.
Baca Juga: Satgas Pangan Polres Serang Pantau Harga Beras di Kragilan, Pastikan Sesuai HET
Meski demikian, petugas menemukan adanya kenaikan harga minyak goreng kemasan merek MINYAKITA yang dijual sekitar Rp19.000 per liter. Kenaikan tersebut dipicu oleh harga beli pedagang dari produsen yang mencapai sekitar Rp200.600 per dus atau setara Rp16.700 per liter.
“Temuan ini akan kami tindak lanjuti dengan koordinasi bersama instansi terkait untuk memastikan tidak ada pelanggaran ketentuan HET maupun praktik distribusi yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Satgas Pangan juga melakukan pengecekan langsung stok beras di penggilingan PD. Karya Muda sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan hingga akhir tahun.
Lebih lanjut, Kombes Pol Yudhis Wibisana menambahkan bahwa pengawasan difokuskan pula pada jalur pendistribusian bahan pokok serta penguatan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten, Bank Indonesia, Bulog, dan dinas terkait.
“Pengawasan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan selama periode HBKN. Kami mengimbau para pelaku usaha agar tidak memanfaatkan momentum hari besar keagamaan dengan menaikkan harga secara tidak wajar,” tutupnya.