BerandaBeritaRumah Warga di Tirtayasa Rusak Diterjang Angin Kencang, Dinsos Salurkan Bantuan

Rumah Warga di Tirtayasa Rusak Diterjang Angin Kencang, Dinsos Salurkan Bantuan

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Dinas Sosial Kabupaten Serang melalui Pemerintah Kecamatan Tirtayasa memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat angin kencang di Kampung Kemantenan, Desa Samparwadi.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, di antaranya beras, mi instan, kasur, selimut, terpal atap, serta perlengkapan lainnya.

Camat Tirtayasa, Munapri, pada 30 Maret 2026 mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai dinas terkait mengenai rumah warga yang atapnya ambruk akibat terpaan angin kencang. Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan lainnya untuk membantu meringankan beban warga terdampak.

Baca Juga: Desa Tirtayasa Siapkan Kawasan Wisata Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Selain itu, pihak kecamatan juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang guna mengusulkan bantuan pembangunan rumah layak huni. Hal ini mengingat pemilik rumah yang terdampak merupakan warga kurang mampu.

“Kami telah berkoordinasi dengan dinas terkait. Dinas Sosial juga sudah menyalurkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan lainnya agar dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak,” ujar Munapri

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Samparwadi, Heri Safari, mengaku bersyukur warganya yang terdampak musibah mendapatkan bantuan kebutuhan pokok dari Dinas Sosial Kabupaten Serang.

Ia berharap rumah yang mengalami kerusakan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, mengingat korban merupakan masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perhatian.

“Kami bersyukur warga yang terdampak musibah mendapatkan bantuan kebutuhan pokok. Kami berharap rumah yang rusak dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah, karena korban merupakan masyarakat kurang mampu,” kata Heri Safari.

Diketahui, peristiwa atap rumah ambruk terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -