Lebak, Bantentv.com — Satu keluarga di Kampung Cinihnih, Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, terpaksa bertahan di rumah yang sebagian besar bangunannya roboh dan membahayakan keselamatan penghuni.
Rumah tersebut dihuni Santinah bersama keluarganya. Hingga kini, belum ada bantuan maupun penanganan dari pemerintah atau pihak terkait yang diterima keluarga tersebut.
Kondisi bangunan yang sudah reyot membuat kehidupan sehari-hari mereka penuh keterbatasan.
Rumah yang dulunya menjadi tempat berteduh kini hanya menyisakan sebagian dinding, dengan atap miring dan struktur nyaris roboh.
Meski kondisi rumah sangat berisiko, Santinah dan keluarganya tetap bertahan karena tidak memiliki tempat tinggal lain.
Baca Juga: Tinggal Seorang Diri, Rumah Lapuk Nenek Kulsum Ambruk
Situasi ini memaksa mereka menjalani hari-hari dalam kondisi yang tidak layak dan rawan bahaya.
Salah satu warga setempat, Radit, menilai kondisi rumah tersebut sudah sangat memprihatinkan dan mengancam keselamatan penghuni.
“Kondisinya sangat memprihatinkan dan sangat membahayakan keselamatan penghuninya,” kata Radit, warga Kampung Cinihnih.
Selain kondisi rumah yang rusak parah, keluarga Santinah juga belum menerima bantuan atau penanganan dari pemerintah maupun lembaga sosial lainnya.
Hingga saat ini, bantuan yang datang masih sebatas gotong royong warga sekitar.
“Hingga saat ini, belum tersentuh bantuan serta penanganan,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera turun tangan. Bantuan dinilai penting agar keluarga Santinah dapat kembali menempati hunian yang layak dan aman.