Pandeglang, Bantentv.com – Menghadapi lonjakan arus kendaraan pada momentum libur Lebaran 1447 Hijriah, Satlantas Polres Pandeglang bergerak cepat menyiapkan berbagai langkah pengamanan.
Salah satu fokus utama adalah penerapan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan di jalur-jalur krusial, terutama akses menuju kawasan wisata serta jalur mudik dan arus balik.
Upaya rekayasa lalu lintas yang disiapkan dilakukan secara komprehensif dan didukung teknologi pemantauan jarak jauh.
Melalui skema rekayasa ini, petugas berupaya memastikan arus kendaraan tetap lancar di wilayah hukum Pandeglang, khususnya pada titik-titik rawan kemacetan.
Sebagai bagian dari strategi rekayasa, kepolisian menempatkan 15 titik kamera pengawas atau CCTV di sejumlah lokasi yang dinilai rawan kepadatan.
Sistem pemantauan ini terintegrasi langsung dengan pusat komando di Polres Pandeglang serta pos pengamanan di lapangan, sehingga memudahkan pengambilan keputusan dalam penerapan rekayasa lalu lintas.
Baca Juga: Jalan Rangkasbitung-Pandeglang Menuju Banten Selatan Padat
Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhammad, menyampaikan bahwa keberadaan CCTV sangat membantu efektivitas rekayasa yang dilakukan petugas di lapangan.
“Kami telah menyiapkan CCTV di 15 titik rawan kemacetan. Pantauan ini bisa diakses di Polres maupun di Pos Pengamanan, sehingga pengaturan dan penarikan arus lalu lintas di lapangan bisa berjalan lebih maksimal dan tepat sasaran,” ujar AKP Burhanudin Rabu, 25 Maret 2026.
Berdasarkan hasil pemetaan, ruas Jalan Raya Labuan–Pandeglang diperkirakan menjadi titik utama kepadatan. Jalur perkotaan serta akses menuju kawasan wisata diprediksi tetap menjadi rute favorit bagi pemudik dan wisatawan, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga membutuhkan penanganan melalui rekayasa lalu lintas yang tepat.
Polisi juga memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua gelombang besar, yakni pada Selasa, 24 Maret 2026 dan Minggu, 29 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, berbagai skema rekayasa telah disiapkan, termasuk pengalihan arus apabila terjadi kemacetan panjang serta penempatan personel di titik-titik persimpangan padat.
“Jalur perkotaan dan tempat wisata di Pandeglang menjadi rute utama. Oleh karena itu, pengamanan telah kami siapkan sejak dini untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kami mengimbau bagi para pemudik dan wisatawan untuk selalu mengutamakan keselamatan, mengecek kondisi kendaraan, dan mematuhi peraturan lalu lintas selama perjalanan,” tutup Kasatlantas.