Serang, Bantentv.com – Komitmen Pemerintah Kota Serang dalam merealisasikan program Serang Sehat mulai menunjukkan langkah konkret.
Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang, Budi Rustandi dan Nur Agis Aulia, terus mendorong peningkatan layanan kesehatan sebagai bagian utama dari program Serang Sehat yang menjadi prioritas pembangunan daerah.
Sebagai bentuk keseriusan terhadap program Serang Sehat, Wali Kota Serang Budi Rustandi kembali melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang.
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan percepatan pembenahan sarana dan prasarana medis agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Dalam peninjauannya, Budi Rustandi menegaskan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan merupakan bagian penting dari program Serang Sehat.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu segera diperbaiki, terutama untuk meningkatkan standar akreditasi rumah sakit.
Baca Juga: Budi Rustandi Segarkan Kabinet, Tiga Pejabat Tinggi Pemkot Serang Dirotasi
“Hal ini masuk ke dalam program Budi-Agis. Saya harus mengecek dan memastikan langsung penanganannya ke depan. Kita lakukan secara bertahap, dimulai dari anggaran Perubahan tahun ini untuk perbaikan kecil, dan pada anggaran Murni 2027 kita akan alokasikan lebih besar lagi,” ujar Budi Rustandi di lokasi, Kamis, 2 April 2026.
Pada tahap awal, melalui anggaran perubahan, Pemkot Serang menyiapkan dana sekitar Rp2 hingga Rp3 miliar. Anggaran tersebut difokuskan pada pemeliharaan bangunan yang selama ini dinilai kurang optimal.
Upaya ini menjadi bagian dari realisasi program Serang Sehat yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas fasilitas layanan kesehatan.
“Bangunan kita sebenarnya lebih bagus dibanding yang lain, tapi sayang pemeliharaan dan pendukungnya kurang. Ini menjadi PR saya dan Pak Agis untuk menjadikannya rumah sakit yang bagus, nyaman, dan bisa dinikmati warga Kota Serang,” tegasnya.
Selain itu, Budi juga menyoroti kondisi ruang operasi di lantai tiga yang belum dimanfaatkan sejak awal pembangunan.
Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan karena fasilitas vital tersebut seharusnya dapat mendukung pelayanan medis secara maksimal dalam kerangka program Serang Sehat.
Rencana pembenahan ini mendapat respons positif dari Direktur RSUD Kota Serang, Ahmad Humariadi.
Ia mengapresiasi perhatian yang diberikan pemerintah daerah, mengingat selama ini keterbatasan anggaran menjadi kendala dalam pemeliharaan gedung.
“Alhamdulillah, dimasa Bapak Wali Kota sekarang, gedung ini mendapat perhatian penuh. Selama ini anggaran memang selalu kurang untuk menangani penurunan kualitas bangunan seperti kebocoran plafon dan penurunan spesifikasi dibeberapa titik,” kata Humariadi.
Sejumlah gedung menjadi prioritas perbaikan, di antaranya gedung terpadu, Instalasi Gawat Darurat (IGD), serta gedung rawat inap berkapasitas 100 tempat tidur yang telah digunakan sejak 2017.
Humariadi juga menilai, kunjungan yang telah dilakukan sebanyak dua kali oleh Wali Kota menjadi bukti keseriusan dalam meningkatkan kualitas layanan.
Tidak hanya perbaikan fisik, optimalisasi lantai tiga sebagai ruang operasi juga akan menjadi fokus ke depan.
Dengan dukungan anggaran dan komitmen yang terus diperkuat, program Serang Sehat diharapkan mampu mendorong RSUD Kota Serang menjadi fasilitas kesehatan yang lebih baik, nyaman, serta mampu memberikan pelayanan medis yang maksimal bagi masyarakat.