BerandaBerita​PT JDI Gandeng Disnakertrans Kota Serang, Buka Ribuan Lowongan Kerja Tanpa Calo

​PT JDI Gandeng Disnakertrans Kota Serang, Buka Ribuan Lowongan Kerja Tanpa Calo

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com –  Kawasan industri baru yang berlokasi di wilayah Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, bersiap membuka lowongan kerja massal dengan menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang dalam proses rekrutmennya.

Pada tahap awal, kawasan industri yang dikelola PT Jaya Dinasty Indonesia (JDI) tersebut diproyeksikan menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja lokal.

​General Manager PT Jaya Dinasty Indonesia, Toni, mengatakan seluruh alur penerimaan karyawan melalui jalur resmi pemerintah.

​”Itu semuanya melalui Dinas Disnaker. Iya, karena kami tidak inginkan nanti ada calo-calo atau oknum-oknum, ya. Jadi nanti tenaga kerja mau ingin masuk kerja di pabrik-pabrik ya tidak perlu melalui calo,” ujar Toni usai menandatangani kerja sama dengan Perumdam Tirta Madani di Aula Setda Pemkot Serang, Rabu 3 Juni 2026.

Menurut Toni, pembangunan fisik pabrik terus dikejar dan ditargetkan rampung pada Agustus atau September mendatang. Toni membeberkan sudah ada empat perusahaan (tenant) yang siap beroperasi dan menyerap ribuan tenaga kerja, seperti Industri Tekstil, ​Industri Kosmetik, ​Industri Baja Ringan, ​Industri Barang Konstruksi.

​Angka 2.000 pekerja tersebut menurut Toni barulah perkiraan awal. Jumlah kebutuhan tenaga kerja berpotensi melonjak lebih besar, terutama jika memperhitungkan kebutuhan tambahan di sektor konstruksi bangunan pabrik.

“Rencananya mau di Agustus atau September mau jadinya itu, kurang lebih butuhkan tenaga kerjanya sekitar dua ribu, untuk empat, dan itu hanya perkiraan saja, dan kemungkinan lebih besar,” jelas Toni.

Baca Juga: Pengangguran di Kota Serang Turun Tipis, DPRD Optimistis Industri Sawah Luhur Serap Tenaga Kerja

Menurutnya ​sudah ada satu tenant utama yang resmi mengajukan permintaan kebutuhan tenaga kerja ke Disnakertrans. Perusahaan tersebut tengah mematangkan persiapan menjelang perpindahan fasilitas produksi penuh ke dalam kawasan industri.

​Pihak pengelola berkomitmen memprioritaskan masyarakat setempat. Bahkan, target utamanya adalah mengupayakan kuota hingga 100 persen bagi tenaga kerja yang memiliki KTP Kota Serang.

​Meski begitu, Toni mengingatkan bahwa realisasi angka tersebut nantinya akan tetap disesuaikan dengan kualifikasi dan kompetensi para pelamar kerja.

​”Kami inginkannya 100 persen (tenaga kerja lokal Kota Serang). Tapi ya tergantung dari tenaga kerjanya, bisa sesuai tidak dengan keperluan perusahaan atau tenant,” tutur Toni.

​Melalui sistem satu pintu bersama Disnakertrans ini, diharapkan iklim investasi di Kota Serang tetap terjaga sehat, sekaligus melindungi para pencari kerja dari modus penipuan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -