BerandaBeritaPermintaan Tinggi Usai Lebaran, Harga Minyakita hingga Bawang Merah Naik

Permintaan Tinggi Usai Lebaran, Harga Minyakita hingga Bawang Merah Naik

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Pemerintah melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang menyebutkan pasca Lebaran sejumlah kebutuhan pokok di pasar mengalami kenaikan harga. Kondisi tersebut dipicu meningkatnya permintaan masyarakat setelah hari raya.

Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat, mengatakan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya Minyakita dari Rp15.700 per liter menjadi Rp16.000 per liter, telur ayam dari Rp30 ribu per kilogram menjadi Rp31 ribu per kilogram, serta bawang merah dari Rp35 ribu per kilogram naik menjadi Rp40 ribu per kilogram.

“Minyak goreng semula Rp15.700 menjadi Rp16.300, telur ayam dari Rp30.000 menjadi Rp31.000, bawang merah dari Rp35.000 menjadi Rp40.000, dan ikan mas dari Rp40.000 menjadi Rp45.000,” kata Adang.

Baca Juga: Stok Minyakita di Pasaran mulai Langka di Pasar Rangkasbitung

Meski sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan akibat tingginya permintaan masyarakat, Adang memastikan stok kebutuhan pokok di Kabupaten Serang masih aman. Para pedagang di pasar juga sudah kembali beraktivitas normal setelah Lebaran, sehingga kenaikan harga dinilai masih dalam batas wajar.

“Karena permintaan yang tinggi, harga naik. Namun kenaikannya masih tergolong wajar. Dari pengecekan di pasar dan Bulog, stok kebutuhan pokok aman,” ujarnya.

Baca Juga: Usai Lebaran, Minyakita Mulai Langka di Pasar Pandeglang

Adang menambahkan, konflik di Timur Tengah hingga saat ini belum berdampak signifikan terhadap harga kebutuhan pokok di Kabupaten Serang. Namun demikian, potensi kenaikan harga BBM akibat konflik tersebut tetap perlu diwaspadai.

“Jika harga BBM naik, akan memicu efek domino pada harga bahan pokok karena meningkatnya biaya transportasi. Namun sampai saat ini, distribusi BBM masih aman dan stabil. Stok BBM dan LPG di SPBU serta agen relatif aman,” pungkas Adang.

TERKAIT
- Advertisment -