BerandaBeritaPemkab Serang Pastikan Pendampingan Psikologis Korban Pelecehan Oknum Guru Silat

Pemkab Serang Pastikan Pendampingan Psikologis Korban Pelecehan Oknum Guru Silat

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Serang bergerak cepat menangani kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum guru silat di Kecamatan Waringinkurung. Selain mengawal proses hukum, Pemkab Serang juga fokus pada pendampingan psikologis para korban.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan pihaknya telah mengunjungi para korban pada Selasa, 7 April 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan moral sekaligus memastikan kondisi psikologis korban.

Menurut Zakiyah, pendampingan psikologis menjadi langkah penting agar korban tidak mengalami trauma berkepanjangan.

Baca Juga: Modus Ritual Air Kembang, Pelaku Cabuli Anak di Waringinkurung

“Kami hadir untuk memberikan motivasi dan penguatan kepada para korban agar mereka tidak terus terpuruk. Kami akan berikan pendampingan psikologis agar kondisi mereka pulih dan bisa beraktivitas normal kembali,” ujarnya, Rabu 8 April 2026.

Selain pendampingan psikologis, Pemkab Serang juga memastikan korban mendapatkan perlindungan hukum.

Zakiyah meminta agar proses hukum terhadap pelaku berjalan cepat dan transparan.

“Kami minta kasus ini diproses cepat agar tidak berlarut-larut. Pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya,” tegasnya.

Zakiyah juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika menemukan hal mencurigakan.

Sebelumnya, Polda Banten melalui Subdit PPA Ditreskrimum menangani kasus dugaan perbuatan asusila terhadap anak di wilayah Waringinkurung, Kabupaten Serang.

Baca Juga: Kasus Kriminal di Kabupaten Serang Melonjak, Didominasi Pencabulan dan C3

Pelaku berinisial MY yang berprofesi sebagai buruh harian lepas sekaligus pelatih silat diduga menjalankan aksinya dengan modus ritual pembersihan diri.

Kasus ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian guna mengungkap seluruh fakta dan kemungkinan adanya korban lainnya.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -