Tangsel, Bantentv.com – Persoalan sampah masih menjadi sorotan di Kota Tangerang Selatan. Tumpukan sampah setinggi hingga dua meter dilaporkan belum juga diangkut di Pasar Jombang, Ciputat. Kondisi ini tidak hanya mengganggu pengguna jalan yang melintas, tetapi juga berdampak langsung pada para pedagang. Bau menyengat membuat warga enggan berbelanja ke pasar tersebut.
Kondisi Pasar Jombang, Ciputat, saat ini sangat memprihatinkan. Sebagian area pasar tertutup tumpukan sampah yang bahkan mencapai ketinggian hingga lima meter. Selain menimbulkan bau busuk menyengat, tumpukan sampah tersebut juga dipenuhi belatung.
Akibat kondisi tersebut, banyak pedagang mengaku mengalami penurunan pendapatan. Pembeli merasa jijik dan enggan mendekat ke lapak-lapak pedagang karena bau tidak sedap dan banyaknya belatung.
Selain mengganggu aktivitas jual beli, tumpukan sampah juga menghambat arus lalu lintas di sekitar pasar. Bahkan, posko Karang Taruna yang berada tidak jauh dari pasar ikut tertutup oleh sampah.
Baca Juga: Masuk Musim Hujan, Warga Jombang Wetan Gotong Royong Bersihkan Drainase
Imas, pedagang bumbu dapur, mengatakan sampah di lokasi tersebut sejak dua pekan terakhir belum diangkut. Dampaknya, pembeli kini menjauh karena mencium bau busuk dan merasa jijik melihat banyaknya belatung. Bahkan, tumpukan sampah tersebut sudah menutupi posko Karang Taruna.
“Sudah sekitar dua minggu sampah di sini tidak diangkut, dampaknya sangat terasa ke pendapatan saya, pembeli yang biasanya lewat lapak sekarang menjauh karena bau dan jijik melihat sampah, iyah posko karang taruna juga ikut tertimbun, lapak bumbu dapur sekarang sepi karena langganan terganggu dengan bau sampah, harapan kami sampah segera diangkut, supaya pembeli kembali dan kami bisa berjualan dengan nyaman,” ujar Imas pegadang bumbu.
Para pedagang berharap pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup segera mengangkut tumpukan sampah tersebut, agar kondisi pasar kembali bersih dan aktivitas ekonomi para pedagang dapat berjalan normal.
Editor : Erina Faiha