Serang, Bantentv.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang secara resmi menyampaikan laporan hasil reses masa persidangan tahun 2026 dalam rapat paripurna.
Agenda paripurna tersebut menjadi forum penyampaian berbagai aspirasi masyarakat dari seluruh daerah pemilihan.
Sejumlah persoalan mendasar, seperti infrastruktur jalan, penanganan banjir, hingga penerangan jalan umum (PJU), mendominasi pembahasan dalam paripurna tersebut.
Rapat paripurna pembukaan masa sidang pada masa persidangan ke III Tahun 2025–2026 digelar pada Rabu, 18 Februari 2026.
Dalam sidang paripurna itu, laporan hasil reses disampaikan oleh perwakilan dari Dapil satu hingga Dapil enam kepada Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia. Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Roni Alfanto.
Baca Juga: Reses Jembatan Antara Warga dan Pemerintah Daerah
Roni Alfanto mengungkapkan bahwa hasil reses di Dapil Serang 1 menunjukkan tingginya permintaan masyarakat terhadap penyelesaian betonisasi jalan dan penataan drainase.
Selain itu, persoalan gorong-gorong di bawah jalan tol yang kerap memicu banjir di wilayah Bumi Agung 1 juga menjadi perhatian dalam forum paripurna.
DPRD Kota Serang, kata dia, akan mengawal agar usulan tersebut masuk dalam pokok pikiran (pokir) DPRD untuk dialokasikan pada anggaran tahun 2027.
“Hari ini kita sudah terima, dan sudah kita serahkan ke Wali Kota dan tadi juga sudah disampaikan ke OPD-OPD terkait, mudah-mudahan segera ditindak lanjuti dan harus menjadi perhatian,” ungkap Roni.
Senada dengan hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Serang Hasan Basri turut memberikan catatan teknis terkait pengendalian banjir.
Dalam pembahasan paripurna, ia menyoroti perlunya peningkatan kapasitas gorong-gorong dari diameter 80 sentimeter menjadi 2 meter guna memperlancar debit air.
“Sekarang kan hanya 80 cm ya diameternya, nah itu kabarnya akan diperbesar menjadi 200 cm atau 2 m,” kata Hasan.
“Hanya memang ada aspirasi dari masyarakat, kalau itu dilaksanakan sekarang, mohon di hilirnya diperbaiki dulu,” lanjutnya.

Menanggapi berbagai aspirasi yang mengemuka dalam rapat paripurna tersebut, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia menyatakan bahwa pihaknya telah menginventarisasi seluruh laporan reses DPRD. Ia mengakui, perbaikan jalan dan PJU menjadi dua isu yang paling banyak disampaikan masyarakat di berbagai kecamatan.
Terkait perbaikan jalan, Agis menyebut pelaksanaannya kemungkinan dimulai pada Maret mendatang untuk menghindari puncak musim hujan.
“Kemungkinan besar nanti di bulan Maret ya, menghindari musim hujan, nanti kita perbaiki secara keseluruhan,” ungkap Nur Agis.
Sementara itu, untuk kebutuhan PJU melalui program Serang Menyala, pemerintah telah memetakan sekitar 10.000 titik di Kota Serang. Data tersebut, lanjutnya, akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
“Kalau total dari data Kadishub itu lebih dari 10.000, kalau dilihat di pemetaan. Nanti disesuaikan dengan anggaran yang ada,” sambungnya.
Melalui rapat paripurna ini, DPRD Kota Serang menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat agar dapat ditindaklanjuti secara bertahap dan tepat sasaran.
[…] Paripurna DPRD Kota Serang Bahas Hasil Reses dan Prioritas 2027 […]