BerandaBeritaNasionalPasca Insiden di SDN Kalibaru, BGN Perketat SOP Pengantaran MBG

Pasca Insiden di SDN Kalibaru, BGN Perketat SOP Pengantaran MBG

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat standar operasional prosedur (SOP) pengantaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini menyusul insiden kecelakaan yang melibatkan mobil mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di SDN Kalibaru 01 Pagi, Jakarta Utara.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa kendaraan pengangkut MBG ke depan dilarang masuk ke area halaman sekolah. Kendaraan hanya diperbolehkan berhenti di depan pagar sekolah.

Kebijakan ini diambil untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat aktivitas siswa di lingkungan sekolah.

“Mobil cukup mengantar makanan sampai di luar pagar sekolah, tidak perlu masuk ke halaman,” ujar Nanik dalam keterangan resminya, Minggu, 14 Desember 2025.

Baca Juga: Kepala BGN Sampaikan Duka atas Tragedi SDN Kalibaru 01

Selain pengaturan lokasi pengantaran, BGN juga memperketat persyaratan pengemudi kendaraan distribusi MBG.

Nanik menegaskan bahwa sopir harus berstatus profesional, memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai ketentuan, serta menguasai kendaraan manual maupun matik.

Di sisi lain, BGN secara tegas melarang penggunaan sopir cabutan atau tenaga tidak berpengalaman. Menurut Nanik, efisiensi biaya tidak boleh mengorbankan aspek keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

“Sopir harus benar-benar berprofesi sebagai sopir, bukan sekadar bisa menyetir,” tegasnya.

Sebagai bentuk pengawasan, BGN akan memberikan sanksi tegas kepada mitra yang melanggar ketentuan. Ini termasuk penangguhan operasional SPPG hingga evaluasi menyeluruh dilakukan.

Tak hanya itu, BGN juga menekankan tanggung jawab penuh Kepala SPPG dalam proses distribusi MBG.

TERKAIT
- Advertisment -