Selasa, Desember 16, 2025
BerandaBeritaMeriah! Hari Santri Nasional 2025 di Pandeglang, Wujud Semangat Santri untuk Negeri

Meriah! Hari Santri Nasional 2025 di Pandeglang, Wujud Semangat Santri untuk Negeri

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Peringatan Hari Santri Nasional ke-10 tahun 2025 di Kabupaten Pandeglang berlangsung khidmat dan meriah di Alun-alun Pandeglang, Rabu, 22 Oktober 2025.

Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren, organisasi masyarakat Islam, serta warga sekitar hadir mengikuti upacara dan rangkaian kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta keagamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Semarak Hari Santri Nasional 2025, Wali Kota Serang Ajak Santri Jaga Persatuan Bangsa

“Santri memiliki kontribusi besar dalam perjuangan dan pembangunan bangsa. Semangat jihad santri di masa lalu harus kita teruskan dalam bentuk semangat belajar, berinovasi, dan berkontribusi untuk kemajuan daerah,” ujar Bupati Dewi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Pandeglang untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan mengisinya melalui kegiatan yang membawa manfaat bagi umat.

“Hari Santri sangat istimewa. Sejak pertama kali ditetapkan pada tahun 2015 hingga kini, peran santri dan pondok pesantren terbukti kuat sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembentukan karakter bangsa,” katanya.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.

Peringatan Hari Santri Nasional ke-10 Tahun 2025 di Pandeglang pada Rabu, 22 Oktober 2025 (Bantentv.com/ Rangga)
Peringatan Hari Santri Nasional ke-10 Tahun 2025 di Pandeglang pada Rabu, 22 Oktober 2025 (Bantentv.com/ Rangga)

Menurut Bupati Dewi, tema tersebut mencerminkan semangat santri dalam menjaga kemerdekaan serta menjadi penggerak kemajuan bangsa.

“Kita bersyukur negara memberikan perhatian besar kepada pesantren sebagai lembaga khas Indonesia. Dari rahim pesantren lahir tokoh besar, ilmuwan, hingga pejabat yang membawa nama baik Indonesia di kancah global,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah turut memberikan apresiasi atas semangat para santri di Banten, khususnya di Pandeglang.

Ia menilai santri masa kini harus mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah.

“Santri modern harus mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah. Dengan itu, santri akan menjadi kekuatan moral dan intelektual bangsa,” ucapnya.

Dimyati juga menegaskan makna Hari Santri sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para santri di masa kemerdekaan. “Tujuan Hari Santri adalah menghargai, memperkuat, mempererat, dan meneladani perjuangan santri,” katanya.

“Pada masa kemerdekaan, para santrilah yang berada di garis terdepan jihad melawan penjajah. Maka, santri tidak hanya belajar agama, tetapi juga mencintai tanah air — karena agama dan negara tidak dapat dipisahkan,” imbuhnya.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua BURT DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah, Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, Forkopimda, Pj Sekda Asep Rahmat, para asisten daerah, kepala dinas, dan camat se-Kabupaten Pandeglang.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -