BerandaBeritaMencekam! Pelajar SMK Dibacok Gerombolan Bermotor di Jembatan Gemblong

Mencekam! Pelajar SMK Dibacok Gerombolan Bermotor di Jembatan Gemblong

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Serang menjadi korban dugaan tindak penganiayaan menggunakan senjata tajam. Peristiwa tersebut terjadi di Jembatan Gemblong, Desa Cilayang, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Kini kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polres Serang pada Selasa, 13 Januari 2026.

Unit Reskrim Polsek Cikeusal menerima laporan dugaan tindak penganiayaan terhadap seorang pelajar pada Jumat, 9 Januari 2026 sekitar pukul lima sore.

“Kronologi kejadiannya itu pada hari Jumat. Kami anggota piket yang sedang melaksanakan tugas penjagaan menerima informasi dari warga sekiranya pukul 17.00. Bahwasannya telah terjadi pembacokan yang TKP nya di jembatan Gemblong Cilayang, Kecamatan Cikeusal,” ujar Ipda Aris Kanit Reskrim Polsek Cikeusal.

Petugas kemudian melakukan pengecekan ke Puskesmas Cikeusal dan mendapati satu korban pelajar bernama Sandi, siswa SMK Kragilan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka akibat senjata tajam di bagian kepala dan punggung.

Baca Juga: Pelajar SMP di Lebak Dibacok Orang Tak Dikenal

Kanit Reskrim Polsek Cikeusal, Ipda Aris, mengatakan bahwa berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga merupakan sekelompok pelajar dari wilayah Kabupaten Serang.

Peristiwa penganiayaan terjadi saat korban pulang sekolah. Korban sempat diminta orang tuanya untuk pergi ke BRILink guna mengambil uang tunai.

“Berdasarkan informasi dari korban, korban itu sehabis pulang sekolah. Kemudian disuruh oleh orang tuanya untuk ke BRILink mengambil uang. Korban dengan temannya pergi ke BRILink tersebut menggunakan sepeda motor dan berboncengan,” jelas Ipda Aris.

Korban yang berboncengan dengan temannya, saat melintas di lokasi kejadian, diserang dari arah belakang. Pelaku diketahui menggunakan enam hingga tujuh sepeda motor.

“Menurut dari keterangan korban, pelakunya sekumpulan anak pelajar yang kurang lebih ada 6-7 kendaraan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengamankan seragam korban sebagai barang bukti. Pihaknya juga mengarahkan korban untuk melapor ke Unit PPA Satreskrim Polres Serang guna penanganan lebih lanjut.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -