BerandaHiburanDibuka 16 Juni, Museum Paspor Hadirkan Pengalaman Seru Jelajahi Budaya Lewat Stempel

Dibuka 16 Juni, Museum Paspor Hadirkan Pengalaman Seru Jelajahi Budaya Lewat Stempel

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Museum dan Cagar Budaya (MCB) dari Kementerian Kebudayaan resmi meluncurkan program baru bernama “Museum Passport”.

Museum ini diluncurkan sebagai cara baru pengunjung untuk menikmati wisata budaya, khususnya dalam menarik minat generasi muda.

Konsep museum ini nantinya mirip seperti paspor perjalanan, di mana setiap museum yang dikunjungi akan memberikan cap stempel khusus sebagai tanda kunjungan.

Mengenal Museum Passport

Dikutip dari Detik, Museum Passport adalah buku koleksi dengan bentuk paspor yang memungkinkan pengunjung dalam mengumpulkan stempel dari berbagai museum dan cagar budaya di Indonesia.

Adapun program ini telah resmi diluncurkan tepat pada peringatan Hari Museum Internasional 2026, 18 Mei 2026 lalu di Museum Nasional Indonesia.

Melalui program ini, nantinya pengunjung akan dibuat untuk lebih interaktif dan personal serta dapat merasakan pengalaman berbeda setelah datang ke museum ini.

Tidak hanya melihat koleksi, pengunjung juga diajak untuk melihat rekam jejak perjalanan budaya yang bisa disimpan sebagai kenang-kenangan.

Baca Juga: Geopark Run Series 2026–2027 Targetkan 10 Ribu Peserta di Empat Kawasan Wisata Indonesia

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengatakan Museum Passport ini adalah salah satu inovasi untuk mendorong generasi muda lebih dekat dengan museum dan warisan budaya Indonesia.

Ia juga menyebut, konsep serupa sebenarnya sudah diterapkan di berbagai negara.

Fadli menyontohkan, berbagai negara yang telah menerapkannya antara lain, Jerman yang memiliki Kultur Pass untuk akses kegiatan budaya. Selanjutnya Singapura yang baru saja meluncurkan SGCulture tahun lalu, sementara Belanda dikenal dengan Museumkaart yang berhasil mendorong masyarakat datang berulang kali ke museum.

“Bagi Indonesia, ini adalah langkah awal, semuanya serba digital dan hampir gak ada jejak. Dengan pelajaran tentang material budaya, Gen Z perlu kita kenalkan material budaya seperti Museum Passport ini, sebagai koleksi. Saya kira di masa lalu, jadi bagian upaya determinasi orang datang ke museum sebagai langkah inovatif,” ujar Fadli Zon, dikutip dari Detik, Kamis, 28 Mei 2026.

Adapun seluruh museum dan cagar budaya yang terdaftar nantinya dapat dikunjungi untuk mengumpulkan stempel khusus di Museum Passport. Selain itu, setiap museum juga dirancang memiliki desain cap yang berbeda.

Untuk itu, Museum Passport bisa menjadi koleksi unik sekaligus kenang-kenangan perjalanan bagi para traveler dan pencinta museum. Pengunjung yang datang, akan disediakan peta lokasi museum yang ada di dalam paspor guna memudahkan pengunjung untuk menyusun rute wisata budaya mereka.

Dibuka 16 Juni Mendatang

Setelah peluncuran perdana, yang diresmikan pada 18 Mei lalu, Museum Passport ini masih dalam bentuk dummy atau contoh awal untuk perkenalan.

Namun, Museum Passport dijadwalkan mulai dibuka untuk publik pada 16 Juni 2026 mendatang bertepatan hari ulang tahun Museum dan Cagar Budaya (MCB).

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -