Bantentv.com – Sejumlah koper milik jemaah haji dilaporkan mengalami kerusakan saat tiba di Tanah Suci. Menanggapi hal tersebut, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan telah melakukan pengawasan dan penanganan secara ketat terhadap bagasi jemaah.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, mengatakan bahwa pengawasan dilakukan sejak proses penanganan koper di area drop baggage.
“Kami telah melakukan pengawasan penanganan koper di drop baggage area. Seluruh koper jemaah dikumpulkan di area tersebut, kemudian petugas kami yang berjumlah lima orang setiap hari, dengan tiga sif, melakukan pengawasan mulai dari pengangkatan hingga memasukkan koper ke dalam kontainer,” ujarnya.
Baca Juga: Kreatif! Koper Jamaah Haji Kloter 49 Lebak Dihiasi Gantungan Unik
Proses Pelaporan Kerusakan Koper
Abdul Basir menjelaskan, jika ditemukan koper yang mengalami kerusakan, maka akan langsung dilakukan pendataan oleh ketua kloter.
Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan ke sektor, kemudian ke tingkat Daerah Kerja (Daker) untuk ditindaklanjuti.
“Kerusakan didata oleh ketua kloter, lalu dilaporkan ke sektor, dan dari sektor ke Daker. Laporan ini nantinya akan ditindaklanjuti,” jelasnya.
Baca Juga: Koper Merah Putih Mulai Berdatangan: Jemaah Haji Siap Pulang ke Tanah Air
Penggantian Disesuaikan Tingkat Kerusakan
Terkait penggantian koper, Abdul Basir menyebut hal tersebut akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan berdasarkan hasil asesmen dari pihak maskapai.
“Untuk penggantian, akan dilakukan asesmen oleh maskapai terkait seberapa parah kerusakannya. Jika memang perlu penggantian, maka akan dilakukan penggantian,” katanya.
PPIH berharap dengan sistem pengawasan dan pelaporan yang berjalan, penanganan kerusakan koper jemaah dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Editor : Erina Faiha