Bantentv.com – Guna memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja, Pemerintah Kota Serang melalui Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, Badan Kesbangpol menggelar sosialisasi intensif di tingkat sekolah menengah pertama. Langkah preventif ini fokus pada edukasi zat adiktif seperti rokok dan vape yang dinilai menjadi pintu masuk utama menuju narkoba.
Bertempat di SMPN 10 Kota Serang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol Kota Serang melalui Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, menggelar sosialisasi anti narkoba kepada puluhan pelajar SMP dari perwakilan sekolah SMP se-Kota Serang, Selasa, 10 Februari 2026.
Pihak Badan Kesbangbol Menggandeng pegiat anti narkoba, seperti divisi anti narkoba RIM ETC Provinsi Banten. Dalam sosialisasi ini Memberikan edukasi khusus mengenaii bahaya narkoba kepada para pelajar.
Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Kota Serang, Dini Meita Sari, menekankan bahwa usia SMP merupakan kelompok rentan yang perlu dibekali ketahanan diri agar mampu menolak segala bentuk godaan zat adiktif.
“Usia SMP ini sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan. Karena itu, mereka harus dibekali pengetahuan dan ketahanan diri agar mampu menolak segala bentuk godaan zat adiktif, termasuk rokok, vape, dan narkoba,” ujar Dini Meita Sari.
Sosialisasi ini bertujuan guna membangun kesadaran, menjaga ketahanan pelajar SMP dari pengaruh penyalahgunaan narkoba, dan untuk pengetahuan tentang bahaya penggunaan narkoba.
Dini Meita Sari berharap, para peserta pelajar SMP ini dapat membentuk ketahanan diri agar bisa menolak narkoba.
“Kami berharap para pelajar dapat memahami bahaya narkoba dan memiliki komitmen kuat untuk menjauhinya,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, para pelajar berkomitmen untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan OSIS, mereka berencana mengedukasi rekan sejawat dengan cara yang lebih kreatif.
Kami ingin mengajak teman-teman di sekolah agar menjauhi narkoba melalui kegiatan OSIS dengan cara-cara yang lebih kreatif,” kata Raihan salah satu pelajar SMPN 10 Kota Serang.
Editor : Erina Faiha