BerandaBeritaKeluarga Korban Pengeroyokan di Pandeglang Bantah Isu Pencurian

Keluarga Korban Pengeroyokan di Pandeglang Bantah Isu Pencurian

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Keluarga korban pengeroyokan hingga tewas di Pandeglang akhirnya angkat bicara. Mereka membantah keras tudingan yang menyebut korban sebagai pencuri.

Korban berinisial I disebut hanya terlibat dalam urusan penyewaan kendaraan (rental), bukan aksi kriminal seperti yang sempat beredar di masyarakat.

Paman korban, Muhamad Khotib, menegaskan bahwa informasi yang berkembang tidak sesuai dengan fakta yang diketahui keluarga.

“Kasus tersebut berawal dari rental kendaraan mobil, bukan pencurian. Namun, kami tidak mengetahui persis kronologi hingga terjadinya penganiayaan tersebut,” ujar Khotib, Selasa 5 Mei 2026.

Artikel Terkait: Diduga Gelapkan Mobil, Pria di Pandeglang Tewas Dikeroyok 14 Orang

Khotib mengungkapkan, korban dan para pelaku utama sebenarnya saling mengenal dan bahkan disebut memiliki hubungan pertemanan.

Hal ini membuat keluarga semakin terpukul atas kejadian yang berujung pada kematian korban.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui keluarga dari informasi kerabat. Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di Puskesmas Jiput.

“Saya mendapat informasi bahwa ponakan saya sudah meninggal dunia di Puskesmas Jiput. Kami sangat syok mendengar kabar tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga: Viral Pengeroyokan Pelajar di Serang, Polisi Amankan Enam Terduga Pelaku

Meski masih dalam suasana duka, keluarga korban meminta agar kasus ini diusut tuntas. Mereka mendesak kepolisian memproses seluruh pelaku yang terlibat.

“Harapan kami, pihak keluarga menuntut agar para pelaku diproses hukum seberat-beratnya sesuai aturan yang berlaku atas perbuatan mereka,” tegas Khotib.

Diduga Dipicu Masalah Rental Mobil

Keluarga korban menunjukkan makam korban pengeroyokan
Keluarga korban menunjukkan makam korban pengeroyokan.

Sebelumnya diberitakan, korban tewas setelah menjadi sasaran aksi pengeroyokan oleh sekelompok orang di Pandeglang.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh persoalan mobil rental yang belum dikembalikan. Namun, alih-alih menempuh jalur hukum, para pelaku diduga melakukan pengeroyokan kepada korban yang berujung maut.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -