Serang, Bantentv.com – Seorang lansia bernama Samin, 85 tahun, warga Kampung Pasir Sempur, Desa Sangiang, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang ditemukan meninggal dunia diduga akibat tenggelam di aliran Bendungan Pamarayan Baru, Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Rabu sore, 20 Mei 2026.
Korban ditemukan dalam kondisi mengambang oleh warga yang sedang mencari ikan di sekitar lokasi bendungan.
Kapolsek Cikeusal, Hairus Saleh mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Apendi, 50 tahun, saat sedang menjala ikan di Bendungan Pamarayan Baru.
“Korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Apendi saat sedang menjala ikan di Bendungan Pamarayan Baru,” kata Hairus Saleh.
Baca Juga: Tim SAR Evakuasi Mayat Pria di Bendungan Pamarayan Serang
Mengetahui adanya jasad yang mengambang, saksi langsung memberitahukan penemuan tersebut kepada warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian. Personel Polsek Cikeusal bersama warga kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi serta pemeriksaan awal terhadap korban.
“Setelah menerima laporan dari warga, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengecekan terhadap identitas korban,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan keluarga, korban sebelumnya diketahui pergi ke rumah adiknya bernama Sarap, 80 tahun, di Kampung Besi Pasir Sempur, Desa Sangiang, Kecamatan Pamarayan, pada Minggu, 18 Mei 2026.
Baca Juga: Polsek Pamarayan Amankan Empat Motor Hasil Curanmor, Warga Diminta Cek Kendaraan Hilang
Namun keesokan paginya korban pulang tanpa pamit dan tidak kunjung tiba di rumah hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di aliran bendungan.
Kapolsek menjelaskan, korban diketahui mengalami pikun dan kerap tidur di pinggir sungai maupun area pemakaman umum.
“Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui mengalami pikun dan sering tidur di pinggir sungai maupun area pemakaman umum,” jelas Hairus Saleh.
Baca Juga: Pamarayan Dukung Program “Gerebek Sampah” 100 Hari Kerja Bupati Serang
Korban diduga terpeleset saat berada di pinggir sungai hingga akhirnya tenggelam dan terbawa arus air bendungan.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Banten. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan meminta agar korban tidak diautopsi serta segera dimakamkan.
Editor : Erina Faiha