Serang, Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Serang menerima bantuan pangan dari pemerintah pusat berupa bantuan beras dan minyak goreng dalam jumlah besar.
Total bantuan yang diterima mencapai sekitar 3.989 ton bantuan beras serta 797 ribu liter minyak goreng yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Serang, Suhardjo, saat kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Kantor Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, pada Kamis, 12 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa bantuan beras dan bantuan pangan lainnya tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat pada awal April 2026.
Baca Juga: Wujud Kepedulian, Bupati Pandeglang Salurkan Bantuan Beras ke 88 Ribu KPM
Suhardjo mengatakan bahwa penyaluran bantuan beras dari pemerintah pusat dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 16 April 2026.
Bantuan beras tersebut diperuntukkan bagi 199.467 kepala keluarga yang tersebar di 29 kecamatan di Kabupaten Serang.
“Kenapa di GPM ini stoknya sedikit karena Bulog menyiapkan untuk bantuan pangan di Bulan April. Dalam 10 hari itu jumlahnya 199.467 KK dari 29 kecamatan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa penerima bantuan beras dan bantuan pangan tersebut merupakan keluarga yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga 5.
Setiap keluarga nantinya akan menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram serta empat liter minyak goreng sebagai bagian dari paket bantuan pangan yang disiapkan pemerintah.
“Jadi jumlah berasnya itu kurang lebih 3.989 ton sama minyak 797 ribu liter. Mudah-mudahan bisa untuk memenuhi kebutuhan di masyarakat,” ucapnya.
Menurut Suhardjo, jumlah bantuan beras yang diterima Kabupaten Serang tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, jumlah penerima bantuan beras kali ini mencapai tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun lalu.
“Ini berkat lobi dari Bupati Ratu Rachmatuzakiyah ke Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan, Zulkifli Hasan). Tahun lalu itu hanya mendapatkan 64.255 KK. Sehingga dapatkannya tiga kali lipat,” terangnya.

Ia menambahkan, bantuan beras dan bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan setelah Hari Raya Idul Fitri.
Program bantuan beras ini juga menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.
“Intinya adalah untuk stabilisasi pasokan harga. Walaupun sekarang lagi musim panen tapi biasanya kita tetap butuh karena biasanya harga masih naik,” paparnya.
Selain program bantuan beras dari pemerintah pusat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Serang juga terus melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah wilayah.
Hingga saat ini, program tersebut telah digelar di tiga lokasi, yakni di Kecamatan Pabuaran, Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang (Puspemkab), serta Kecamatan Gunungsari.
Dalam kegiatan GPM tersebut, pemerintah menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga terjangkau, termasuk paket beras, minyak goreng, serta kebutuhan dapur lainnya seperti cabai merah keriting, cabai rawit merah, bawang putih, dan bawang merah.
“Kita bawa minya sekitar 15 dus, 50 paket beras dan komidaitas sepeti cabai merah keriting, cabai rawit merah, bawang puti dan bawang merah. Alhamdulillah dalam beberapa menit ludes,” pungkasnya.