Kamis, Januari 15, 2026
BerandaBeritaJembatan Utama di Cimanggu Ambruk saat Dilintasi Truk, Akses 4 Desa Lumpuh

Jembatan Utama di Cimanggu Ambruk saat Dilintasi Truk, Akses 4 Desa Lumpuh

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Aktivitas ribuan warga di empat desa di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, lumpuh akibat ambruknya jembatan utama penghubung wilayah tersebut. Insiden yang memutus akses vital ini terjadi di Kampung Pasir Nangka, Desa Kramat Jaya. Kejadiannya berlangsung pada Minggu, 7 Desember 2025 sekitar pukul 15.00 WIB.

Jembatan tersebut runtuh tepat saat sebuah truk bermuatan kayu melintas di atasnya. Beban kendaraan diduga menjadi pemicu ambrolnya struktur jembatan yang sebelumnya memang dikabarkan sudah mengalami kerusakan.

Sekretaris Desa (Sekdes) Kramat Jaya, Apandi, mengonfirmasi detik-detik kejadian tersebut. Ia menuturkan bahwa sopir truk pengangkut kayu tersebut tidak bisa menyelamatkan diri saat jembatan mulai runtuh.

“Kejadiannya pas truk bermuatan kayu lewat. Posisi truk sempat terjebak di tengah, tidak bisa maju maupun mundur. Hal ini karena struktur jembatannya langsung runtuh ke bawah,” jelas Apandi di lokasi kejadian.

Baca Juga: Bupati Dewi Setiani Serahkan 115 Sertifikat Tanah Program PTSL di Desa Ciburial

Apandi menegaskan bahwa jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian dan mobilitas bagi empat desa di sekitarnya. Dengan ambruknya jembatan ini, ribuan warga kini terancam terisolasi.

Akses kendaraan roda empat praktis mati total. Warga terpaksa memutar melalui jalur alternatif yang kondisinya sempit. Jalur ini hanya bisa dilalui oleh sepeda motor atau mobil berukuran sangat kecil. Hal ini dikhawatirkan akan menghambat distribusi logistik dan aktivitas harian warga.

Ironisnya, insiden ini sebetulnya sudah dikhawatirkan sejak lama. Pihak pemerintah desa setempat mengklaim telah berupaya melaporkan kondisi kerusakan jembatan kepada pemerintah daerah jauh sebelum kejadian nahas ini terjadi.

“Kami dari pihak desa sebenarnya sudah melaporkan kondisi jembatan yang rusak ini kepada pemerintah. Tapi sampai kejadian ini terjadi, belum ada tanggapan atau perbaikan,” ungkap Apandi.

Kini, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memberikan solusi darurat. Mengingat pentingnya peran jembatan tersebut bagi kelangsungan hidup warga di Kecamatan Cimanggu.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -