Rabu, Januari 14, 2026
BerandaBeritaJembatan Bambu Lenyap Disapu Luapan Sungai Cipaas, Siswa di Cikeusik Tak Bisa...

Jembatan Bambu Lenyap Disapu Luapan Sungai Cipaas, Siswa di Cikeusik Tak Bisa Pulang

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Pandeglang, berdampak fatal di Kecamatan Cikeusik. Pasalnya Aliran Sungai Cipaas meluap hingga menyapu bersih jembatan darurat yang menjadi akses vital warga Desa Cikadongdong, pada Kamis, 4 Desember 2025.

Insiden ini mengakibatkan akses penghubung antar kampung putus total. Jembatan yang hanyut tersebut diketahui merupakan hasil swadaya masyarakat, dibangun menggunakan bambu seadanya karena jembatan permanen yang rusak sebelumnya tak kunjung diperbaiki pemerintah.

Dampak paling nyata dirasakan oleh para pelajar. Ayu Lestari, salah seorang siswi SMK, mengaku kebingungan dan tertahan di seberang sungai saat hendak pulang sekolah.

“Rencana mau pulang tapi karena banjir gak bisa pulang. Harapannya cepat dibangun jembatannya biar bisa menyebrang,” ungkap Ayu.

Baca Juga: Revitalisasi Sekolah di Cikeusik, Bupati Pandeglang Pastikan Pembangunan Sesuai Standar

Danramil 0116 Cikeusik, Kapten Inf Purgiarto, yang terjun langsung ke lokasi menyebut kondisi ini sebagai keadaan darurat.

Menurutnya, jika air surut, warga harus kembali bersusah payah membangun jembatan darurat, namun hal itu bukan solusi jangka panjang.

Kondisi jembatan bambu/darurat yang lenyap tersapu banjir (Bantentv.com/ Rangga)
Kondisi jembatan bambu/darurat yang lenyap tersapu banjir (Bantentv.com/ Rangga)

“Ini benar-benar sudah darurat. Warga yang hendak menyebrang harus bermalam di Desa Cikadongdong karena tidak bisa melintas. Kami berharap pemerintah daerah segera membangun jembatan permanen,” tegas Kapten Purgiarto.

Selain menghanyutkan jembatan, luapan Sungai Cipaas juga dilaporkan merendam rumah warga. Masyarakat kini menanti langkah nyata Pemkab Pandeglang untuk segera merealisasikan pembangunannya secara permanen demi kelancaran pendidikan dan ekonomi warga.

Editor Siti Anisatusshalihah

 

TERKAIT
- Advertisment -