BerandaBeritaInvestasi Tumbuh, Industri Walantaka dan Sawah Luhur Siap Serap Ribuan Tenaga Kerja

Investasi Tumbuh, Industri Walantaka dan Sawah Luhur Siap Serap Ribuan Tenaga Kerja

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan komitmennya menjadikan Kota Serang sebagai daerah yang terbuka terhadap investasi.

Kebijakan ini ditempuh sebagai strategi utama untuk memutus rantai pengangguran dan kemiskinan yang hingga kini masih menjadi tantangan di daerah tersebut.

Pemerintah Kota Serang menilai masuknya investasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Sejumlah investasi sektor industri disebut segera masuk ke Kota Serang. Di wilayah Walantaka, tengah dibangun industri pabrik baja dan besi.

Selain itu, kawasan Sawah Luhur, Kasemen, juga akan dikembangkan menjadi area industri baru dengan beberapa tenant yang berencana mendirikan pabrik.

“Banyak (investasi). Walantaka sedang membangun industri terkait pabrik baja dan besi. Itu sedang di monitoring oleh OPD terkait, PBG mulai dari PU, Perizinan, hingga Disnaker. Di Sawah Luhur juga ada beberapa tenant yang akan membangun kawasan pabrik disitu,” ujar Budi Rustandi, usai mengunjungi RSUD Kota Serang pada Selasa, 24 Februari 2026.

Baca Juga: Perwal Tenaga Kerja Lokal 80 Persen Memasuki Tahap Finalisasi, Budi Rustandi: Saya Garda Terdepan Lawan Pungli

Berdasarkan data dari tingkat kelurahan dan kecamatan, proyek industri di Walantaka diperkirakan menyerap sekitar 1.000 hingga 2.000 tenaga kerja.

Dengan adanya kewajiban 80 persen tenaga kerja lokal dalam setiap investasi, pemerintah optimistis angka pengangguran dapat ditekan secara signifikan.

Politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya tersebut menegaskan bahwa manfaat investasi tidak hanya diperuntukkan bagi lulusan sekolah formal.

Pemerintah juga membuka peluang bagi anak putus sekolah agar dapat terlibat dalam dunia kerja melalui peningkatan keterampilan.

“Target saya bukan hanya yang lulus sekolah, tapi saya pikirkan yang putus sekolah juga. Mereka harus punya hak yang sama. Saya sudah melakukan MoU dengan Balai Latihan Kerja (BLK) di Karundang agar mempersiapkan SDM bagi anak putus sekolah (paket C),” jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran investasi, seluruh proses perizinan kini telah terintegrasi secara digital melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Selama investasi yang masuk sesuai dengan ketentuan tata ruang dan peraturan perundang-undangan, pemerintah daerah memastikan prosesnya akan dipermudah.

“Perizinan harus sesuai ketentuan wilayah dan tidak boleh berbenturan dengan aturan diatasnya. Selama aturan di pusat membolehkan, ya boleh. Semua sudah terkoneksi dengan OSS,” tambahnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang menghambat arus investasi dan pembangunan di Kota Serang.

Menurutnya, semakin banyak investasi yang terealisasi, maka peluang kerja akan semakin luas dan dampaknya terhadap penurunan angka kemiskinan akan semakin terasa.

“Saya paling benci banget ada oknum yang menghalang-halangi pembangunan. Logikanya, kalau investasi masuk, pengangguran turun, otomatis kemiskinan juga turun”, pungkasnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -