Bantentv.com – Final nomor seluncur salju slopestyle putra di ajang Olimpiade Musim Dingin 2026 dijadwalkan berlangsung pada Rabu malam WIB, 18 Februari 2026.
Nomor ini menjadi salah satu yang paling menyedot perhatian di cabang snowboard. Lintasan slopestyle dikenal sarat tantangan teknis, dengan rangkaian rail, box, serta lompatan besar yang menuntut presisi dan kreativitas tinggi di setiap run.
Sebanyak 12 atlet terbaik memastikan tiket ke babak final setelah melewati dua putaran kualifikasi yang berlangsung ketat dan penuh tekanan.
Para finalis berasal dari negara-negara dengan tradisi kuat di olahraga seluncur salju, seperti Norwegia, Kanada, Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, Prancis, dan Selandia Baru.
Sejumlah nama berpengalaman kembali menghiasi daftar finalis, di antaranya Marcus Kleveland, Mark McMorris, dan Redmond Gerard yang dikenal konsisten tampil di level tertinggi.
Baca Juga: Persaingan Medali Olimpiade Musim Dingin 2026 Kian Sengit
Pada kualifikasi putaran kedua, Kleveland mencatatkan performa stabil dengan raihan 81,86 poin berkat kombinasi trik bersih serta alur lintasan yang rapi.
Pesaing terdekat datang dari Jepang melalui Ryoma Kimata dengan 80,83 poin, disusul C. Spalding dari Kanada yang mengoleksi 78,76 poin.
Persaingan di papan tengah berlangsung sangat rapat. Selisih tipis antaratlet memaksa mereka menjaga konsistensi hingga run terakhir demi mengamankan tempat di final.
Sementara itu, pada kualifikasi putaran pertama, kejutan muncul dari D. Menzies asal Selandia Baru yang memimpin klasemen dengan skor 86,06 poin.
Hasil tersebut menempatkannya di atas McMorris dan Kleveland, sekaligus menunjukkan bahwa peta persaingan belum sepenuhnya dapat diprediksi.
Baca Juga: Update Medali Olimpiade Musim Dingin 2026, Ini 10 Besar Sementara
Peta Persaingan Final
Menjelang partai puncak, Kleveland digadang sebagai salah satu unggulan berkat konsistensinya di dua babak kualifikasi.
McMorris mengandalkan pengalaman serta ketenangan dalam menghadapi momen krusial yang kerap menentukan hasil akhir.
Di sisi lain, atlet Asia seperti Kimata dan Y.M. Su membawa pendekatan teknis yang presisi. Gerard pun diprediksi tampil agresif dengan keberanian mengambil risiko pada lompatan besar.
Final slopestyle putra dipastikan menghadirkan duel sengit antar atlet papan atas dunia dengan peluang juara yang relatif terbuka.
Editor : Erina Faiha