BerandaBeritaHeboh Peserta TKA Live TikTok Saat Ujian, Kemendikdasmen Siap Beri Sanksi

Heboh Peserta TKA Live TikTok Saat Ujian, Kemendikdasmen Siap Beri Sanksi

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) perdana pada Senin, 3 November 2025, yang ditujukan bagi jenjang SMA, SMK, dan MA, ternyata tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Di salah satu daerah, ditemukan adanya peserta yang melakukan pelanggaran berupa pemotretan soal hingga melakukan siaran langsung melalui media sosial (TikTok) saat TKA berlangsung.

Menanggapi hal ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menegaskan bahwa tindakan semacam itu tidak dapat ditoleransi.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan dugaan pelanggaran berupa siaran langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di media sosial,” ujar Toni dalam keterangan tertulis, Senin, 3 November 2025.

Ia menambahkan, peserta yang melakukan pelanggaran telah ditangani langsung oleh pengawas di lokasi ujian.

Kemendikdasmen kini tengah berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag), serta panitia pelaksana di lapangan untuk menindaklanjuti laporan terkait pelanggaran yang terjadi selama pelaksanaan TKA.

Baca Juga: Simak! Ini Alur Pendaftaran dan Jadwal Lengkap TKA SMA 2025

Toni menegaskan, aturan mengenai pelarangan penggunaan gawai sudah tercantum dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) Nomor 95 Tahun 2025 tentang pedoman penyelenggaraan TKA.

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa peserta dilarang membawa atau menggunakan perangkat elektronik selama ujian berlangsung.

“Apabila terbukti melakukan pelanggaran, peserta dapat dikenakan sanksi berupa pembatalan hasil ujian TKA sesuai dengan ketentuan tata tertib pelaksanaan TKA,” tegasnya.

Selain itu, Toni juga menanggapi kekhawatiran dari sejumlah peserta yang merasa dirugikan akibat beredarnya rekaman soal ujian.

Ia memastikan bahwa setiap sesi ujian dan wilayah memiliki variasi soal yang berbeda, sehingga tidak ada peserta yang memperoleh keuntungan dari tersebarnya materi tersebut.

Menurutnya, sistem pengacakan soal telah dirancang agar integritas dan keadilan pelaksanaan ujian tetap terjaga.

“Kemendikdasmen berkomitmen menjaga integritas dan keadilan dalam setiap pelaksanaan TKA, serta mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas akademik,” ungkap Toni.

Sebagai bentuk pengawasan, pihaknya juga membuka posko pemantauan pelaksanaan TKA untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan memastikan ujian berjalan sesuai prosedur.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -