Serang, Bantentv.com – Aksi mahasiswa menggema di gerbang Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jumat 20 Februari 2026. Gubernur Banten Andra Soni bahkan turun langsung menemui massa aksi.
Di depan gerbang KP3B, mahasiswa duduk berhadapan dengan Gubernur Banten Andra Soni dalam suasana dialog terbuka. Mereka menyampaikan berbagai aspirasi terkait satu tahun kepemimpinan Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah.
Dalam kesempatan itu, Andra menegaskan pemerintah tidak alergi terhadap kritik dan menyebut kritik mahasiswa sebagai “vitamin” bagi pembangunan daerah.
Dalam dialog singkat itu, Andra juga menyampaikan komitmennya membuka ruang partisipasi bagi mahasiswa.
Baca Juga: HUT ke-25 Banten Diwarnai Aksi Saling Dorong Massa dan Aparat di depan DPRD
Pemprov Banten berencana melibatkan mahasiswa dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang akan digelar pada April mendatang.
“Saya ingin mahasiswa tidak hanya mengkritik, tetapi juga terlibat langsung dalam perencanaan pembangunan,” katanya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Andra mengakui sejumlah isu yang disampaikan mahasiswa memang menjadi perhatian pemerintah provinsi.
Mulai dari jalan rusak, akses pendidikan, hingga praktik pungutan liar dalam rekrutmen tenaga kerja. Ia menegaskan berbagai persoalan tersebut sedang ditangani secara bertahap oleh Pemprov Banten.
Aksi mahasiswa tersebut juga mendapat pengamanan langsung dari Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki yang turun ke lapangan memimpin pengamanan di depan gerbang KP3B.
Kehadiran Kapolda merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin hak kebebasan berpendapat di muka umum, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif.
Setelah audiensi selesai, suasana mencair. Gubernur Banten, Kapolda, dan perwakilan mahasiswa sempat berfoto bersama sebagai simbol dialog yang terbuka antara pemerintah dan mahasiswa.
Massa aksi kemudian membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan aparat kepolisian.